NewsTicker

MALING, Rapper Kill The DJ Emosi Karena Lirik Lagu Jogja Istimewa diganti oleh Pendukung Prabowo

Cuitan Rapper Kill The DJ Cuitan Rapper Kill The DJ

Arrahmahnews.com, YOGYAKARTA – Kesal dan jengkel tampak dalam cuitan seorang Rapper bernama Marzuki Mohamad atau juga dikenal dengan nama Kill The DJ yang keberatan karena lirik lagu ‘Jogja Istimewa’ diganti menjadi dukungan ke capres Prabowo Subianto.

Hal itu diketahui dari sebuah video yang beredar di media sosial yang memperlihatkan ibu-ibu menyanyi. Tidak diketahui kapan dan dimana persisnya video itu direkam. Berikut ini lirik lagu di video tersebut:

Baca: Prabowo Terancam Dipidana 5 Tahun Bui & Denda Rp 50 Miliar Jika Mundur dari Pilpres

Jogja Jogja Jogja Istimewa

Prabowo Sandi Pilihan Kita

Jogja Jogja Jogja Istimewa

Adil dan Makmur Tujuan Kita

Sedangkan penggalan lirik lagu ‘Jogja Istimewa’ yang asli adalah sebagai berikut:

Jogja Jogja Tetap Istimewa

Istimewa Negrinya, Istimewa Orangnya

Jogja Jogja Tetap Istimewa

Jogja Istimewa untuk Indonesia

Marzuki Mohamad me-retweet cuitan video akun twitter @CakKhum “Emak-emak Jogja Kompaknya Mantul”, sebagai pemilik hak cipta lagu tersebut, dia keberatan.

Baca: Jawab Amien Rais, Denny Siregar Siap Dukung Prabowo Jadi Presiden di Langit

“Maling laguuuu bangs*t !!! Yang gak terima bukan cuma saya sebagai pemilik hak cipta, orang Jogja juga gak akan terima lagu ini dipakai buat kampanye Pilpres !!!”tulisMarzuki, Senin (14/1/2019).

Baca: GEGER, Denny Siregar Ungkap Kisruh Duit di Kubu Koalisi Prabowo

Protes yang sama disampaikan Marzuki di akun Instagramnya dengan nama killthedj. “Mengubah laguku untuk kampanye Pilpres tanpa ijin adalah pelanggaran hak cipta !!!”,

Karena video ini sudah viral dan banyak yang salah persepsi kepada saya, selaku pencipta lagu Jogja Istimewa yang dinyanyikan bersama @javahiphop – maka dengan ini saya perlu melakukan klarifikasi:

Bahwa saya tidak akan pernah memberikan ijin kepada siapa pun lagu Jogja Istimewa tersebut digunakan untuk kampanye pilpres, baik itu pasangan nomer urut 01 maupun 02. Bagi saya, @javahiphop, dan sebagian besar warga Yogyakarta, pasti tahu sejarah dan kebanggaan pada lagu tersebut, itu kenapa saya tidak akan pernah mengganti liriknya untuk tujuan lain, baik komersil apalagi kampanye politik. Meskipun saya pendukung @jokowi saya tidak akan pernah mengkhianati nilai lagu tersebut dengan mengubah liriknya.

Siapapun Anda yang mengubah lagu tersebut, membuat videonya, dan ikut menyebarkanya, Anda telah melanggar undang-undang dan saya bisa membawanya ke ranah hukum.

Terakhir saya berpesan, apapun pilihan Anda, 01, 02, Golput, tolong warisi bangsa ini dengan etika yang benar, menjiplak lagu orang lain jelas tidak beretika dan melanggar hukum, plus, jangan warisi generasi mendatang dengan fitnah dan sampah kebencian. Sekian & terima kasih, tulisnya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: