News Ticker

Pemimpin Jabhat Nusra Dukung Operasi Militer Turki atas Kurdi

  • Zara Zettira
  • Petisi Kembalikan PB Djarum
  • DPD PKS Langkat
  • Boris Johnson
  • Analis, Trump Dukung Rezim Kejam di dunia
  • Parlemen Israel

Arrahmahnews.com SURIAH – Komandan Tahrir al-Sham al-Hay’at atau Jabhat Al-Nusra, Abu Mohamed al-Jolani menegaskan dukungan atas operasi militer yang akan segera dilakukan oleh tentara Turki terhadap Kurdi di Suriah Timur.

Situs berita Enab Baladi, yang berafiliasi dengan militan, mengutip penyataan Jolani yang mengatakan pada hari Senin bahwa “kami mendukung invansi Turki untuk mengambil kendali atas wilayah Eufrat Timur”.

Dia menambahkan bahwa pasukan Kurdi dianggap sebagai musuh dari Jabhat Nusra, dan menambahkan “Kami percaya bahwa pasukan ini harus dimusnahkan dan ini pasti akan terjadi.”

Itu adalah reaksi pertama Jolani setelah pendudukan Tahrir al-Sham di provinsi Idlib yang telah memaksa kelompok-kelompok teroris lainnya meninggalkan wilayah itu.

BacaTrump Ancam Akan Hancurkan Ekonomi Turki Jika Serang Kurdi

Turki dalam beberapa hari terakhir mengirim beberapa konvoi militer ke perbatasan Suriah untuk melancarkan operasi militer terhadap Kurdi di Eufrat Timur.

Turki telah berjanji untuk melucuti Tahrir al-Sham di zona demiliterisasi yang membentang di beberapa provinsi Idlib, berdasarkan perjanjian yang ditandatangani dengan Rusia, yang dikenal sebagai Perjanjian Sochi.

Namun, Tahrir al-Sham memperluas wilayahnya di Suriah Utara dan melancarkan serangan harian terhadap tentara Suriah dari posisinya di dalam zona demiliterisasi.

Baca: Serangan Besar-besaran Teroris HTS di Aleppo Merembet ke Idlib

Sementara itu, sumber-sumber yang dekat dengan militan yang didukung Ankara mengatakan sebelumnya bahwa tentara Turki memberikan dukungan logistik kepada Tahrir al-Sham.

Al-Watan mengutip sumber-sumber yang dekat dengan kelompok militan Front Pembebasan Nasional (NLF) yang didukung Ankara ketika mengungkapkan bahwa para pendukung mereka mengirimkan bantuan militer dan logistik ke Tahrir al-Sham di Suriah Utara.

BacaMenlu Perancis Tegaskan Sikap Terhadap Masa Depan Politik Assad

Mereka menolak klaim resmi Ankara tentang perjuangan mereka melawan Tahrir al-Sham di Suriah Utara, bahkan mengatakan Turki telah meminta kelompok teroris untuk terus menduduki provinsi Idlib.

Sumber-sumber mengatakan bahwa laporan baru-baru ini mengungkapkan bahwa Turki telah menahan 13 anggota Tahrir al-Sham di bagian selatan negara itu, juga telah dirilis untuk mengalihkan opini publik setelah kritik media terhadap Ankara atas dukungannya terhadap Tahrir al-Sham. (ARN)

Iklan
  • Ansor
  • Cuitan Habib Think
  • Kampanye Hitam
  • Aksi Sweeping Brigade Muslim Indonesia
  • Tolak Golput, Warga Suku Baduy Siap Turun Gunung 17 April
  • Surat Bupati Aceh Besar ke Angkasa Pura
  • Denny Siregar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: