News Ticker

Rekaman Suara Sekjen Hizbullah Klarifikasi Kondisi Kesehatannya

Arrahmahnews.com, BEIRUT – Pemimpin Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah, membantah pemberitaan yang dikeluarkan media-media zionist Israel bahwa kesehatannya memburuk.

Selama akhir pekan, beberapa laporan yang bermula dari media Israel kemudian dilaporkan ulang oleh media-media negara lain, mengklaim bahwa Sayyed Nasrallah saat ini dirawat di rumah sakit di Beirut setelah mengalami serangan jantung.

Baca: Komandan Israel Desak Tel Aviv Susun Rencana Pembunuhan Sekjen Hizbullah

Pada hari Selasa (15/01), stasiun Al-Alam merilis sebuah rekaman suara dari Sayyed Nasrallah sendiri, di mana Sayyed Nasrallah menyangkal bahwa kesehatannya telah memburuk dan menyebut laporan semacam itu adalah “perang psikologis” yang sengaja dilancarkan oleh Israel.

Baca: Nasrallah: Rudal Presisi Hizbullah Akan Tentukan Nasib Israel

“Itu adalah bagian dari perang desas-desus dan perang psikologis, serta upaya untuk menciptakan kekhawatiran dan membahayakan moral semua orang yang mendengar,” bunyi suara dalam rekaman itu. “Saya menekankan bahwa hidup ada di tangan Tuhan, tetapi dalam segala hal yang berhubungan dengan situasi kesehatan saya, saya tidak menderita masalah medis…. Saya tidak minum obat. Jadi mari kita lupakan hal ini”, tambahnya.

Laporan ini sebelumnya telah dibantah pada hari Minggu oleh Hossein Amirabdollahian, asisten Ketua Parlemen Iran, yang membantah klaim bahwa Sayyed Nasrallah sakit, menyatakan ini adalah taktik “Zionis” dan “kebohongan terbesar di tahun baru 2019.”

Baca: Nasrallah: AS-Israel Gagal Sukseskan Semua Agenda Mereka di Kawasan

Anggota Dewan Majelis Ahlul Bayt Libanon mengatakan: “Kadang-kadang, mereka berbicara tentang kematian, kadang-kadang mereka membunuh seseorang, kadang-kadang mereka menciptakan serangan jantung untuknya, kadang stroke, kadang kanker … Saya ingin menekankan kepada semua orang untuk tidak mendengarkan semua hal ini, yang tidak memiliki dasar.” (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: