News Ticker

Licik, AS Tuduh Rusia Bantu ISIS

MOSKOW – AS pada beberapa kesempatan dituduh oleh media Suriah membantu kelompok-kelompok teroris dengan mengevakuasi mereka sebelum kekalahan yang akan segera terjadi.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa Amerika Serikat sedang merencanakan serangan disinformasi terhadap Moskow di Afghanistan dan beberapa media Barat, yang bertujuan mendiskreditkan kebijakan Rusia mengenai Afghanistan. Secara khusus, Washington berencana menuduh Moskow membantu ISIS/Daesh, memindahkan militan dari Suriah dan Irak ke Afghanistan, tambah kementerian itu.

BacaISIS Berencana Ciptakan Kerusuhan di Tiga Provinsi Irak.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan dalam pernyataannya bahwa serangan disinformasi akan ditujukan untuk mengalihkan perhatian masyarakat internasional dari kegagalan operasi AS selama 17 tahun di Afghanistan.

Tuntutan Moskow

Pengalihan perhatian publik bukan satu-satunya tujuan dari provokasi AS yang direncanakan, tegas kementerian. Menurutnya, Rusia telah memperoleh bukti mengenai hubungan AS dengan ISIS/Daesh. Kementerian mengatakan bahwa unit pasukan khusus AS telah menyerbu sebuah penjara Taliban, menahan beberapa tahanan militan Daesh setelah ditangkap pada Agustus 2018. Para tahanan ini dibawa ke arah yang tidak diketahui.

Kementerian Luar Negeri menuduh bahwa AS tertarik membobol tahanan ISIS untuk mencegah informasi tentang sponsor mereka bocor.

BacaAmerika Berusaha Bangkitkan Teroris ISIS di Irak.

Moskow lebih lanjut mencatat bahwa pihaknya telah memberi tahu AS dan sekutu-sekutu NATO-nya tentang masalah helikopter tak dikenal yang terbang ke Afghanistan dan mengirimkan pasokan dan senjata ke ISIS, yang berpusat di utara negara itu, dekat tetangga Rusia. Kementerian menuduh bahwa alih-alih menjawab pertanyaan sulit Moskow tentang helikopter, Washington telah memutuskan untuk mengalihkan kesalahan dengan menggunakan kampanye disinformasi melawan Rusia.

Ini bukan pertama kalinya Amerika Serikat dituduh bekerja sama dengan militan Daesh. Pada September 2018, Kantor Berita Arab Suriah (SANA) melaporkan bahwa, mengutip sumber-sumber lokal, koalisi pimpinan AS di Suriah telah membantu mengevakuasi beberapa pemimpin Daesh dari Deir Ezzor. Tidak jelas ke mana mereka dibawa. [ARN]

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: