News Ticker

KEJAM! Aktivis Bahrain ini Disiksa Hingga Nyaris Buta

Arrahmahnews.com, MANAMA – Aktivis Bahrain mengatakan bahwa seorang pembangkang politik yang saat ini berada dalam penjara kerajaan berada dalam risiko serius kehilangan penglihatannya karena penyiksaan dan tidak diberikannya perawatan medis terhadap kondisi kesehatannya yang melemah.

Surat kabar online, Manama Post, melaporkan bahwa Komisi Tahanan Karrana menyatakan pada hari Minggu (20/01) bahwa kondisi kesehatan Salman Abdul Nabi Ibrahim, yang telah dijatuhi hukuman 95 tahun penjara dan yang kewarganegaraannya telah dicabut, semakin memburuk.

Komisi itu melanjutkan dengan mengatakan bahwa narapidana itu mengeluhkan kelemahan yang signifikan dalam penglihatannya setelah dipukuli kepalanya dengan kejam saat disiksa di Penjara Jaw yang terkenal kejam itu.

Baca: Kelompok HAM: Rezim Al-Khalifa Bahrain Tangkap Lebih dari 5000 Aktivis

Disebutkan bahwa keluarga tahanan Bahrain itu telah berulang kali meminta petugas penjara untuk memberinya dokter mata, tetapi permintaan itu tidak digubris.

Saat ini keluarga dari aktivis yang ditangkap saat unjuk rasa anti-rezim itu sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding.

Ribuan pengunjuk rasa anti-rezim telah mengadakan demonstrasi di Bahrain hampir setiap hari sejak pemberontakan rakyat dimulai di negara itu pada pertengahan Februari 2011.

Baca: LSM: Bahrain Sewenang-wenang Cabut Kewarganegaraan 804 Warga

Mereka menuntut agar rezim Al Khalifah melepaskan kekuasaan dan memungkinkan sistem yang adil yang mewakili semua warga Bahrain untuk didirikan.

Manama telah berusaha keras untuk menekan demonstrasi semacam itu dengan perlakuan brutal terhadap para aktivis. Pada 14 Maret 2011, pasukan dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dikerahkan untuk membantu Bahrain dalam penumpasannya. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: