NewsTicker

Tentara Lebanon Tangkap Agen Mossad Terkait Upaya Pembunuhan Pejabat Hamas

Arrahmahnews.com, BEIRUT – Tentara Libanon menyatakan bahwa mereka telah menangkap seorang agen mata-mata Mossad Israel terkait sebuah ledakan bom mobil di kota selatan negara itu, Sidon, yang sedikitnya melukai seorang anggota gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas, tahun lalu.

Direktorat Intelijen Angkatan Darat Lebanon mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa Hussein Ahmad Batto ditangkap pada 21 Januari di daerah Sharhabeel di Sidon, yang terletak 40 kilometer (25 mil) selatan ibukota, Beirut.

Pernyataan itu menambahkan bahwa Batto dilaporkan mengakui bahwa ia telah bekerja di bawah Mossad sejak 2014.

Baca: Perwira Intelijen Militer Suriah Dibunuh Mossad

“[Batto] bertemu majikannya di luar Libanon, dan diberikan peralatan dan perangkat khusus untuk pemantauan dan komunikasi.

“Ia juga mengakui bahwa ia memata-matai (Mohammed) Hamdan sejak musim panas 2017, dan bahwa ia mencari tempat tinggalnya, mengikuti gerakannya dan mentransfer informasi yang dikumpulkan kepada majikannya (Mossad),” bunyi pernyataan itu menjelaskan.

Tentara Lebanon lebih lanjut mencatat bahwa Mossad memerintahkan Batto untuk meninggalkan Lebanon pada 23 Januari 2018.

Baca: Media Turki: UEA dan Mossad Dibalik Pembunuhan Pemimpin Hamas

“Ia tinggal di luar negara selama tiga bulan dan kembali berdasarkan permintaan mereka,” kata pernyataan itu, seraya menambahkan bahwa pasukan militer Libanon telah menyita sejumlah besar perangkat elektronik dari agen Israel tersebut.

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh surat kabar berbahasa Arab, al-Akhbar, pada 29 Januari 2018, dua agen Israel dibantu oleh dua penduduk setempat terlibat dalam operasi pembunuhan terhadap Hamdan pada 14 Januari tahun lalu. Mereka meninggalkan Lebanon menggunakan paspor Georgia, Swedia dan Irak.(ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: