News Ticker

AS Mungkin Batalkan KTT Anti-Iran karena Sedikit yang Bersedia Hadir

WASHINGTON – Pemerintah AS mungkin terpaksa membatalkan rencananya untuk bersama-sama menjadi tuan rumah KTT global yang berfokus pada Iran dan Timur Tengah di Polandia bulan depan. Media AS, The Wall Street Journal melaporkan hal ini.

“Para diplomat mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri Polandia telah meminta para menteri luar negeri Eropa untuk menghadiri konferensi tersebut, meskipun beberapa diplomat Eropa berspekulasi bahwa (Menteri Luar Negeri AS) Pompeo bahkan mungkin membatalkan konferensi di menit-menit terakhir karena sedikitnya yang hadir, atau mungkin dihadiri tapi hanya oleh para pejabat tingkat junior” demikian bunyi laporan oleh Wall Street Journal pada hari Rabu (23/01).

Baca: Rusia Tolak KTT ‘Kontraproduktif’ anti-Iran di Polandia

Departemen Luar Negeri AS mengatakan dalam sebuah pernyataan pekan lalu bahwa ertemuan Internasional itu akan berlangsung di Warsawa dari 13-14 Februari.

AS mengatakan pada hari Selasa bahwa konferensi kontroversial tidak akan hanya difokuskan pada Iran dan akan memiliki agenda yang lebih luas.

Penjabat Duta Besar AS untuk PBB, Jonathan Cohen, mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa pertemuan di Polandia tidak menjadi “tempat untuk menjelekkan atau menyerang Iran” atau untuk membuka kembali argumen tentang perjanjian nuklir Iran 2015.

Ia kemudian berkilah bahwa pertemuan itu akan menjadi “ajang curhat global” dengan agenda tentang keamanan dunia maya, bantuan kemanusiaan di Suriah dan Yaman, dan ekstremisme.

Baca: Mogherini dan Beberapa Menteri Eropa Takkan Hadiri KTT Anti-Iran Gagasan AS

Menawarkan kepastian dalam menanggapi kritik internasional terhadap konferensi tersebut, Cohen mengatakan bahwa pertemuan itu juga akan mengakui “aktivitas rudal dan tindakan destabilisasi Iran lainnya”.

Pernyataan Cohen yang dikeluarkan setelah banyaknya kriti terhadap KTT tersebut bertentangan dengan pernyataan Menlu AS, Pompeo, yang mengumumkan sebelumnya pada awal Januari bahwa konferensi akan fokus pada Iran sebagai “pengaruh destabilisasi di kawasan”, dimana kemudian AS gagal untuk menggalang partisipasi dari negara-negara sekutu.

Sekutu-sekutu Eropa telah menolak keras pada konferensi itu, khawatir bahwa itu akan berfungsi sebagai sesi untuk mengkritik Iran dan mempromosikan keputusan AS untuk keluar dari kesepakatan nuklir, yang semakin memperparah upaya Uni Eropa untuk menyelamatkan kesepakatan tersebut. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: