NewsTicker

Militer Venezuela Tolak Akui Juan Guaido Sebagai Presiden

Arrahmahnews.com, VENEZUELA – Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino mengatakan pada hari Rabu bahwa militer akan terus mempertahankan konstitusi Venezuela dan kedaulatan nasional, dan tidak akan menerima “presiden yang dipaksakan.”

Tanpa secara khusus menyebut pemimpin oposisi Juan Guaido, Padrino mengatakan kepada ratusan ribu pengikutnya di Twitter bahwa walaupun keputusasaan dan intoleransi terus mengancam perdamaian negara, militer tidak akan menerima seorang presiden yang dipaksakan dalam bayang-bayang kepentingan gelap atau memproklamirkan diri di luar hukum. Dia menambahkan bahwa tentara akan membela konstitusi dan bertindak sebagai penjamin kedaulatan nasional.

BacaGuaido Nyatakan Diri Sebagai Presiden Venezuela dengan Dukungan AS.

Pernyataan Padrino datang setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu, bahwa AS mengakui Guaido sebagai presiden sementara negara tersebut. Politisi dan pemimpin Majelis Nasional Venezuela yang berusia 35 tahun itu sebelumnya menyatakan dirinya sebagai “presiden sementara” setelah mengambil sumpah jabatannya di hadapan para demonstran.

Presiden Venezuela yang sedang duduk, Nicolas Maduro, mengecam langkah itu, dengan menyatakan bahwa pemerintah AS berusaha melakukan kudeta. Maduro sejak itu memutus hubungan diplomatik dan politik dengan AS, memberikan diplomat Amerika 72 jam untuk meninggalkan negaranya.

Paraguay, Argentina, Kanada, Guatemala dan Peru sejak itu mengakui Guaido sebagai presiden sementara mengikuti intruksi Washington. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: