NewsTicker

Maduro Kecam Upaya Kudeta Trump di Venezuela

CARACAS – Presiden AS Nicolas Maduro mengecam Presiden AS yang berusaha memaksakan pemerintahan de facto, pemerintahan inskontusional, dan kudeta terhadap rakyat dan demokrasi di Venezuela dengan mendukung pemimpin yang mendeklarasikan dirinya sendiri.

“Saya percaya tidak ada keraguan bahwa Donald Trump ingin memaksakan pemerintahan de facto, pemerintahan inkonstitusional, kudeta, terhadap rakyat dan demokrasi di Venezuela,” kata Maduro, dalam pidatonya yang panjang pada sesi khusus di Mahkamah Agung.

“Tidak ada keraguan bahwa Donald Trump dengan kegilaannya meyakini bahwa ia adalah polisi dunia,” katanya.

Baca: Analis Politik: AS Dorong Venezuela Menuju Perang Saudara

Maduro juga menyatakan bahwa ia telah memerintahkan penutupan kedutaan besar Venezuela dan konsulat negara itu di AS setelah Washington memberikan dukungan kepada pemimpin oposisi Juan Guaido yang menyatakan dirinya sebagai presiden sementara.

Perintah itu datang hanya sehari setelah Caracas memutuskan hubungan diplomatik dengan Washington dan memerintahkan semua diplomat AS untuk meninggalkan Venezuela dalam waktu 72 jam.

Baca: AS Dukung Oposisi Venezuela, 3 Negara Musuh Trump Kompak Dukung Maduro

Setidaknya 10 negara, termasuk Rusia, Turki dan Iran, telah menyatakan dukungan mereka untuk Maduro dan mengutuk campur tangan pihak-pihak luar di Venezuela. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: