News Ticker

Tahanan Ini Disiksa Sampai Gila di Penjara UEA di Yaman

ADEN – Setelah beredar surat dari tahanan di penjara UEA di Yaman yang mengungkap mengenai kekejaman yang mereka alami disana, UEA akhirnya melepas 11 tahanan dari salah satu penjara, dimana 2 diantaranya saat ini berada dalam kondisi “gila”.

“Pasukan Uni Emirat Arab, untuk bagiannya, membebaskan 11 tahanan dari Penjara Bir Ahmed yang dikelola UEA di provinsi Aden setelah lebih dari dua tahun ditahan dan disembunyikan secara paksa,” ujar sumber setempat kepada YemenExtra, Senin (28/01).

Menurut sumber-sumber tersebut, dua dari mereka yang dibebaskan kini sakit mental (gila) akibat menjadi sasaran penyiksaan terus-menerus di dalam penjara.

Baca: Bocoran Dokumen Ungkap Pembantaian 23 Tahanan di Penjara UEA di Yaman

Kepala keamanan Aden, Shallal Shaye, yang ditunjuk oleh pemerintah Hadi, yang setia pada koalisi, membenarkan bahwa tahanan di penjara yang dikelola UEA telah dipenjara secara ilegal oleh milisi bayaran Emirat di kota itu.

Berbicara kepada saluran berita Abu Dhabi tentang situasi penjara Bir Ahmed, Shaya mengakui bahwa ada tahanan melakukan mogok makan sebagai akibat dari pemenjaraan ilegal mereka. “File-file para tahanan baru-baru ini diajukan kepada pihak berwenang dan Kantor Penuntut Umum, dan ini mengkonfirmasi bahwa para tahanan dipenjara, di luar hukum dan aturan yang berlaku, ”katanya.

Baca: Napi di Penjara Milik UEA di Yaman Lancarkan Mogok Makan

Sebelumnya, situs web Gulf Online melaporkan bocoran sebuah dokumen yang berupa sebuah surat pernyataan oleh para tahanan di penjara Bir Ahmad yang disampaikan kepada Ahmed al-Misri, Menteri Dalam Negeri pemerintahan Hadi, yang menyebut bahwa “para tahanan telah dibunuh di penjara Shalaal, Abu Al-Yamamah dan Saleh Al-Sayyid Waisran, oleh para pemimpin pro-Emirat.” (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: