NewsTicker

CIA: Iran Bersiap Tingkatkan Kemampuan Nuklir Hadapi Dampak Sanksi AS

WASHINGTON DC – Iran sedang bersiap untuk “meningkatkan” kemampuannya menghadapi dampak dari penarikan AS secara sepihak dari perjanjian nuklir penting 2015. Seorang kepala CIA mengatakan hal ini dimana ia juga membenarkan kepatuhan Teheran terhadap perjanjian internasional tersebut.

Bersaksi di hadapan Komite Intelijen Senat AS pada hari Selasa (29/01), Direktur CIA, Gina Haspel mengatakan bahwa Iran sedang “membuat beberapa persiapan yang akan meningkatkan kemampuan mereka untuk mengambil langkah mundur” dari kesepakatan penting itu.

“Saat ini, secara teknis mereka patuh, tetapi kami melihat mereka berdebat di antara mereka sendiri karena mereka belum melihat manfaat ekonomi yang mereka harapkan dari kesepakatan ini,” tambahnya.

Selama sidang, Haspel sependapat dengan Direktur Intelijen Nasional AS, Daniel Coats, yang mengakui bahwa komunitas intelijen AS percaya Teheran tidak berusaha mengembangkan kemampuan senjata nuklirnya.

“Kami tidak percaya Iran saat ini melakukan kegiatan utama yang kami anggap penting untuk menghasilkan perangkat nuklir,” kata Coats, menambahkan bahwa para pejabat Iran telah “secara terbuka mengancam untuk mendorong batas-batas” dari perjanjian nuklir 2015.

“Para pejabat Iran itu secara terbuka mengancam untuk membalikkan beberapa komitmen Rencana Aksi Komprehensif Bersama, dan melanjutkan kegiatan nuklir yang dibatasi oleh JCPOA, jika Iran tidak mendapatkan keuntungan perdagangan dan investasi nyata yang diharapkan dari kesepakatan itu,” kata kepala intelijen AS. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: