NewsTicker

Maduro: AS Curi Pendapatan Minyak Venezuela

CARACAS – Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengecam Amerika Serikat atas sanksi unilateral baru yang dikenakan negara itu pada sektor minyak negara Amerika Latin tersebut, berjanji untuk mengambil tindakan hukum sebagai tanggapan atas langkah tersebut.

Administrasi Presiden AS Donald Trump mengumumkan putaran baru sanksi terhadap perusahaan minyak Petroleos de Venezuela (PDVSA), untuk menyalurkan pendapatan dari eksportir minyak utama negara itu ke tangan pemimpin oposisi Juan Guaido.

Baca: Valero: AS Siapkan Invasi Militer ke Venezuela

Guaido, yang menyatakan dirinya “presiden sementara” pekan lalu, langsung diakui sebagai pemimpin sah Venezuela oleh Washington dan sekutunya.

Dalam siaran langsung nasional pada hari Senin, Maduro mengatakan bahwa Washington “berniat untuk mencuri perusahaan Citgo dari semua rakyat Venezuela,” merujuk pada anak perusahaan PDVSA yang berbasis di Amerika, Citgo, yang menyuling minyak Venezuela dan menjual BBM dengan merek dagang Citgo di Amerika.

Baca: Rusia di PBB: AS Tak Tahu Malu Rekayasa Kudeta di Venezuela

“(Bersikap) waspadalah Venezuela, Amerika Serikat hari ini telah memutuskan untuk mengambil jalan untuk mencuri perusahaan Citgo dari Venezuela dan itu merupakan jalur ilegal,” katanya.

Maduro juga menggambarkan sanksi ini sebagai sanksi “ilegal, unilateral, tidak bermoral, (dan) kriminal.” (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: