News Ticker

Moskow: Potensi Konflik Dunia Capai batas Berbahaya

BEIJING – Perwakilan dari lima kekuatan nuklir utama dunia, China, Prancis, Rusia, Inggris dan Amerika Serikat atau “nuklir lima” bertemu di Beijing pada hari Rabu (30/01).

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Ryabkov, mengatakan pada pertemuan itu bahwa tingkat potensi konflik di dunia telah mencapai titik berbahaya.

“Situasi di bidang keamanan internasional belum stabil dan bahkan terus memburuk. Tingkat potensi konflik telah mencapai titik yang sangat berbahaya,” kata Ryabkov sebagaimana dikutip Kantor Berita Sputnik.

Baca: Senator Republik Sebut Trump Memimpin AS Menuju Perang Dunia III

Menurut Ryabkov, Rusia menyaksikan penurunan stabilitas strategis di dunia dengan latar belakang upaya beberapa negara untuk menghancurkan arsitektur rezim non-proliferasi dan kontrol senjata.

“Beberapa negara membuat perubahan berbahaya pada doktrin mereka, termasuk yang mengarah pada penurunan ambang batas untuk menggunakan senjata nuklir”, tambah menteri luar negeri Rusia itu menekankan.

Selain itu Sergey Ryabkov mengatakan, bahwa “nuklir lima” menolak untuk mengadopsi pernyataan bersama pada pertemuan di Beijing tersebut.

“Tidak bisa tidak menimbulkan kekhawatiran bahwa semua peristiwa ini terjadi dengan latar belakang defisit mendalam rasa saling percaya antara anggota ‘nuklir lima,’ yang merupakan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk format ini. Situasinya sangat serius sehingga kali ini kami bahkan harus menolak untuk mengadopsi pernyataan akhir,” kata Ryabkov pada pertemuan lima kekuatan nuklir di Beijing.

Baca: Analis; AS Tabuh Genderang Perang Dunia III

“Itulah sebabnya masalah yang diajukan oleh Rusia mengenai peran dan tempat ‘nuklir lima’ baik dalam konteks memperkuat NPT dan dalam perspektif yang lebih luas, menjadi sangat relevan,” tambah Ryabkov.

Kemudian di sela-sela pertemuan, Sergey Ryabkov mengatakan kepada wartawan bahwa ia akan mengadakan pertemuan terpisah dengan Wakil Menteri Luar Negeri AS Andrea Thompson, pada esok Kamis (31/01). (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: