News Ticker

Pembangkang Saudi: Saya Lolos dari Pembunuhan Ala Khashoggi

BEIRUT – Seorang pembangkang politik Saudi mengatakan bahwa ia berhasil lolos dari upaya pembunuhan yang sejatinya direncanakan sebagaimana pembunuhan terhadap jurnalis terkenal Jamal Khashoggi, di konsulat kerajaan Arab di kota Turki Istanbul tiga setengah bulan lalu.

Berbicara dalam sebuah wawancara eksklusif dengan outlet berita Lebanon Debate, Maan al-Jaraba, pemimpin kelompok oposisi Saudi Harakat al-Karama (Gerakan untuk Martabat), mengatakan bahwa para pejabat Saudi membujuknya mendatangi kedutaan kerajaan di Libanon pada bulan September lalu. Jaraba mencatat bahwa ia akan menemui ajal yang mengerikan seandainya ia tidak ditemani oleh beberapa pengawal.

Seorang sumber yang dekat dengan Jaraba, yang meminta namanya dirahasiakan, kemudian mengatakan kepada Middle East Eye bahwa peristiwa itu terjadi 10 hari sebelum Khashoggi terbunuh di Turki pada 2 Oktober 2018.

Baca: Kemenlu AS Sebut Pembunuhan Khashoggi Versi Saudi Tak Kredibel

Sumber tersebut menceritakan bagaimana pejabat Saudi mengatakan kepada Jaraba bahwa mereka ingin berbicara dengannya untuk meyakinkannya agar kembali ke Arab Saudi.

“Setelah bertahun-tahun dimasukkan dalam daftar hitam, Sheikh Maan dihubungi oleh pejabat kedutaan Saudi di Beirut. Mereka mengatakan mereka siap untuk terlibat dalam pembicaraan untuk membawanya kembali…, ”kata sumber itu.

Pejabat yang bertanggung jawab atas negosiasi kemudian menyarankan pertemuan tatap muka dengan Jaraba setelah beberapa kali melakukan percakapan lewat telepon.

Jaraba kemudian setuju, namun menetapkan bahwa pertemuan tersebut diadakan di tempat umum yang netral, seperti restoran atau kafe.

Baca: Pembunuhan Khashoggi Hancurkan Proyek ‘Neom’ Putra Mahkota Saudi

“Mereka membicarakannya panjang lebar dan akhirnya menjadwalkan pertemuan di sebuah gedung di Beirut milik kedutaan Saudi,” kata sumber itu.

Jaraba pergi ke tempat pertemuan dengan tiga pengawal bersenjata pada hari yang disepakati. Pasukan keamanan yang lebih substansial juga siap siaga di dekat situ.

“Para pejabat kedutaan yang menyambutnya terkejut melihat para pengawal tersebut,” kata sumber itu. “Mereka pikir syekh akan datang sendiri, meskipun mereka sendiri dijaga ketat.” (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: