NewsTicker

HRW: Militan HTS Siksa Warga Idlib yang Menentang Aturan Mereka

IDLIB – Human Rights Watch menyatakan bahwa kelompok teroris Hay’at Tahrir al-Sham (HTS) yang terkait dengan Al-Qaeda menggunakan “penyiksaan” terhadap mereka yang menentang pemerintahannya di provinsi Idlib yang dikuasai kelompok militan itu di barat laut Suriah.

Kelompok hak asasi yang berbasis di New York itu mengatakan pada hari Senin (28/01) bahwa mereka telah mendokumentasikan 11 kasus di mana HTS, yang merupakan koalisi dari berbagai faksi kelompok teror, sebagian besar terdiri dari Jabhat Fateh al-Sham, telah “menahan penduduk Idlib, yang tampaknya dikarenakan mereka mendokumentasikan pelanggaran atau memprotes aturan kelompok itu.

“Enam dari mereka yang ditahan rupanya disiksa,” termasuk seorang bocah lelaki berusia 16 tahun, ungkap HRW dalam sebuah pernyataan.

Baca: HRW ; Ratusan Ribu Pengungsi Anak Suriah Di Turki Tak Diberi Fasilitas Pendidikan

“Seorang pria menggambarkan bahwa dirinya digantung terbalik di sebuah tiang selama berjam-jam selama interogasi,” tambahnya.

Tahanan lain mengatakan ia dikurung di suatu tempat yang mirip dengan peti mati selama tiga jam, sementara yang ketiga mengatakan dia didorong melalui sebuah ban dan dipukuli tanpa henti.

“Maksimum yang bisa kamu lakukan adalah sedikit menggerakkan pundakmu. Dan berteriak minta tolong. Tetapi pada beberapa kesempatan, mereka memasukkan barang ke mulut saya sehingga saya tidak bisa berteriak. Saya sering kehilangan kesadaran, ”tawanan itu mengatakan kepada HRW.

Tujuh dari mereka yang diwawancarai oleh Human Rights Watch mengatakan mereka adalah aktivis media atau jurnalis, yang telah mengambil bagian dalam meliput aksi unjuk rasa menentang HTS, atau bekerja dengan outlet media asing.

Empat diantara mereka dipaksa menandatangani dokumen, berjanji mereka tidak akan lagi membuat film atau melaporkan para militan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: