NewsTicker

Paus Fransiskus Kecam Agresi Mematikan Saudi atas Yaman

VATIKAN – Paus Franciskus, menjelang kunjungannya yang bersejarah dan belum pernah terjadi sebelumnya ke Semenanjung Arab, menurut laporan Sputnik telah mengeluarkan kecaman terkerasnya terhadap agresi pimpinan Arab Saudi ke Yaman, bahkan ketika negara tempatnya berkunjung, Uni Emirat Arab, memberikan dukungan militer yang besar kepada Riyadh .

Selama misa hari Minggu di Kota Vatikan, Paus menyatakan bahwa ia mengikuti berita perang di Yaman dengan keprihatinan mendalam, dan mendesak semua pihak untuk menghentikan permusuhan dengan cepat karena jutaan orang telah menderita penyakit, kelaparan dan kehancuran rumah, kota, serta keluarga mereka.

“Seruan anak-anak ini dan orang tua mereka naik kepada Tuhan,” kata Paus Fransiskus kepada ribuan orang yang mendengarkan di Lapangan Santo Petrus dan jutaan orang yang mendengarkan secara online di seluruh dunia, sebagaimana dikutip Reuters.

Baca: Houthi Kecam Penjarahan Saudi atas Minyak Yaman

Paus menyoroti perang yang sedang berlangsung di Yaman, dimana wabah kolera mematikan dan operasi militer yang terus-menerus hampir memusnahkan sebagian populasi negara termiskin di Timur Tengah tersebut.

“Mari kita berdoa dengan sungguh-sungguh karena mereka adalah anak-anak yang lapar, yang haus, mereka tidak memiliki obat dan mereka dalam bahaya kematian,” katanya, sebelum naik pesawat yang menuju ibukota UEA, Abu Dhabi.

Paus mengunjungi UEA sekutu Arab Saudi yang secara luas memberikan peran militer utama terhadap Riyadh dalam serangannya ke Yaman. Perang empat tahun telah mengakibatkan kelaparan dan penyakit yang meluas di Yaman.

Baca: Jendral Yaman: Tentara Bayaran Saudi Lakukan 184 Pelanggaran dalam 48 Jam

Para pengamat menyatakan keraguan bahwa kunjungan pertama seorang Paus ke Timur Tengah ini akan bisa mengatasi krisis kemanusiaan yang terjadi meski telah mengeluarkan kata-kata yang sangat keras saat berada di perbatasan negara.

Paus akan bertemu dengan beberapa pemimpin Muslim serta memimpin misa untuk sekitar 120.000 umat Katolik di negara ini.

Paus Katolik itu akan bertemu Pangeran Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed al-Nahyan, sekutu Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, serta Sheikh Ahmed al-Tayeb, Imam Besar masjid dan universitas Al-Azhar Mesir. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: