NewsTicker

Iran Puji Pernyataan Positif UE tentang Kesepakatan Nuklir, Kecam Poin Tak Relevan

TEHERAN – Teheran menyambut baik “posisi positif” Uni Eropa pada kesepakatan nuklir 2015 yang diuraikan dalam pernyataan 12 poin, tetapi tetap kritis terhadap poin-poin tertentu yang diajukan dalam dokumen tersebut, termasuk yang berkaitan dengan program pertahanan nasional Iran dan peran regional.

Kementerian Luar Negeri Iran mengeluarkan pernyataan pada hari Selasa (05/02) sebagai reaksi terhadap pernyataan yang dikeluarkan oleh Dewan Uni Eropa beberapa jam sebelumnya, di mana blok 28-negara itu sekali lagi meunjukkan sikap untuk mempertahankan perjanjian nuklir multilateral, yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Aksi (JCPOA). Amerika Serikat secara sepihak menarik diri dari kesepakatan tahun lalu.

Uni Eropa, dalam pernyataan yang dirilis pada hari Senin, membela Special Purpose Vehicle (SPV) YANG secara resmi disebut Instrumen untuk Mendukung Pertukaran Perdagangan (INSTEX), yang diluncurkan minggu lalu dalam upaya untuk melindungi hubungan dagang dengan Teheran terhadap sanksi Amerika.

Baca: Eropa Sepakati Mekanisme untuk Lindungi Perdagangan dengan Iran

Mekanisme ini didaftarkan oleh Perancis, Jerman dan Inggris di Paris, dan akan, pada tahap awalnya, memfasilitasi perdagangan barang-barang kemanusiaan seperti makanan, obat-obatan dan peralatan medis.

Namun, seiring dengan masalah terkait JCPOA, Uni Eropa mengulangi serangkaian tuduhan terhadap Iran dan mengangkat “keprihatinan” tentang program rudal konvensional negara itu serta perannya di kawasan.

Tentang INSTEX

Menurut laporan Press TV, Kementerian Luar Negeri mengatakan bahwa Iran menyambut baik pendaftaran sistem perdagangan non-dolar INSTEX, meskipun peluncurannya “terlambat dan tidak memadai.”

“Tidak diragukan lagi, secara alami dan realistis diharapkan bahwa mekanisme langkah yang sudah lama tertunda dan tidak memadai dari pihak Eropa ini akan menjadi lebih cepat dan lebih akurat, dan akan mencakup bidang-bidang perdagangan lain antara Iran dan negara-negara Eropa seperti yang dinyatakan dalam pernyataan bersama di bulan Mei oleh menteri luar negeri Iran dan UE,” bunyi pernyataan itu.

Iran, bagaimanapun, menyebut bahwa adalah hal yang tidak bisa diterima jika UE mengaitkan implementasi INSTEX, sebuah komitmen yang melekat di bawah JCPOA, dengan sikap yang diambil Teheran dalam Satuan Tugas Aksi Keuangan (FATF).

Baca: UE Lawan AS, Iran-Italia Bahas Sistem Dagang Non-Dolar

Dalam pernyataannya, Uni Eropa telah menyatakan komitmennya yang tegas terhadap JCPOA, memuji implementasi berkelanjutan dari pihak Iran dan sangat menyesalkan penerapan kembali sanksi Washington terhadap Teheran setelah meninggalkan perjanjian nuklir pada Mei 2018.

UE lebih jauh menekankan dukungannya untuk pengembangan hubungan bilateral dengan Iran, memuji Prancis, Jerman dan Inggris atas upaya mereka untuk mengoperasionalkan SPV, dengan tujuan untuk “memberikan dampak positif pada perdagangan dan hubungan ekonomi dengan Iran, tetapi paling penting pada kehidupan orang-orang Iran. “

Dewan Eropa itu, bagaimanapun, juga mendesak Iran untuk mengadopsi dan mengimplementasikan undang-undang yang diperlukan sesuai dengan komitmennya di bawah Rencana Aksi FATF. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: