PM Irak ke Trump: Jangan Gunakan Negara Kami Serang Negara Lain

BAGHDAD – Perdana Menteri Irak Adil Abdul-Mahdi sangat mengecam pernyataan terakhir oleh Presiden AS Donald Trump bahwa pasukan Amerika harus tetap di Irak sehingga Washington dapat terus mengawasi tetangga mereka, Iran, menekankan bahwa negaranya tidak akan menerima digunakan untuk tindakan agresi terhadap negara lain.

“Tidak ada pangkalan militer AS di Irak; tetapi memang ada pelatih yang beroperasi dalam kerangka koalisi internasional. Kami tidak setuju dengan pihak Amerika dan menolak sudut pandang seperti itu.

“Saya tidak akan membiarkan Irak digunakan oleh negara mana pun untuk melawan negara lain. Irak seharusnya tidak menjadi bagian dalam pertempuran antara dua negara,” ujar Abdul-Mahdi kepada wartawan pada hari Selasa (05/02).

Baca: PLIN PLAN, Trump Sebut AS Akan Tetap di Suriah untuk Lindungi Israel

Pada hari Senin, Presiden Irak Barham Salih juga membalas komentar Trump ini dengan mengatakan, “Konstitusi Irak menolak penggunaan Irak sebagai dasar untuk memukul atau menyerang negara tetangga.”

Ia mengatakan bahwa Trump tidak meminta izin Irak untuk pasukan AS yang ditempatkan di sana yang dikatakan untuk “mengawasi Iran” tersebut.

“Pasukan AS berada di negara ini secara hukum di bawah perjanjian antara kedua negara, tetapi tindakan apa pun yang diambil di luar kerangka kerja ini tidak dapat diterima,” tambahnya.

“Jangan terlalu membebani Irak dengan masalah anda sendiri. AS adalah kekuatan utama … tetapi jangan mengejar prioritas kebijakan anda sendiri, kami tinggal di sini,” ujar Salih mengacu pada Trump.

Baca: #BreakingNews, Trump Mendadak Kunjungi Irak

“Sangat penting bagi Irak untuk memiliki hubungan baik dengan Iran” dan negara-negara tetangga lainnya,” ujarnya menambahkan.

Dalam sebuah wawancara dengan jaringan televisi CBS yang disiarkan pada hari Minggu lalu, Trump menyoroti pentingnya pangkalan militer di Irak, mengatakan pangkalan itu penting untuk pengawasan kegiatan-kegiatan Iran.

“Kami menghabiskan banyak uang untuk membangun pangkalan yang luar biasa ini, kami mungkin juga menyimpannya. Dan salah satu alasan saya ingin mempertahankannya adalah karena saya ingin sedikit melihat Iran, ”katanya dalam referensi yang jelas ke Ayn al-Asad Airbase di Irak barat, yang ia kunjungi selama perjalanan tanpa pemberitahuan ke negara Desember lalu.

Ketika ditanya apakah ia berencana untuk menggunakan pasukan AS di Irak untuk “menyerang” Iran, Trump menjawab, “Tidak … semua yang ingin saya lakukan adalah bisa mengawasi.” (ARN)

About Arrahmahnews 26671 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.