News Ticker

Kemenkes Yaman: Koalisi Saudi Bertanggung-jawab atas Wabah Flu Babi

SANA’A – Kementerian Kesehatan Publik dan populasi Yaman di Sana’a menyatakan bahwa koalisi pimpinan-Arab Saudi telah dengan sengaja menyebarkan virus flu babi yang dikenal sebagai H1N1 dan epidemi lainnya.

Kementerian juga mengumumkan bahwa 590 kasus telah terdaftar dalam beberapa bulan terakhir dan terdapat 121 kasus kematian akibat flu babi hingga Selasa, 5 Februari lalu.”

“Ada 590 kasus flu babi atau yang disebut (H1N1) di Yaman dalam beberapa bulan terakhir dan 121 di antaranya telah meninggal,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Masyarakat dan populasi, yang dikeluarkan pada hari Selasa.

Baca: Perang Tak Kunjung Berakhir, Wabah Flu Babi kini Landa Yaman

“Epidemi terus menyebar dan berkembang hari demi hari meskipun semua tindakan telah diambil oleh Departemen Kesehatan untuk mengatasi epidemi, ” bunyi pernyataan tersebut lebih lanjut.

“Dampak dari blokade dan agresi AS-Saudi terhadap Yaman, penghancuran fasilitas kesehatan dan sistem sanitasi serta langkah-langkah ekonomi yang tidak tegas yang diambil terhadap Yaman memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap kemunculan penyakit mematikan ini serta epidemi lain yang telah terjadi, yang sebenarnya sudah menghilang dari Yaman dalam dua dekade terakhir,” tambah pernyataan itu.

Pernyataan itu juga menegaskan bahwa Kolera dan difteri muncul lagi semenjak periode agresi karena hancurnya semua aspek kehidupan yang terkait dengan sektor kesehatan.

“Flu babi adalah salah satu epidemi yang telah muncul dan menyebar di bawah payung perang global yang telah dituangkan ke Yaman tanpa tindakan PBB untuk menghentikannya. Organisasi ini hanya menggambarkan masalah dan menghitung jumlah kematian serta yang jumlah membutuhkan bantuan,” kata kementerian.

Baca: UNICEF: Kita Kehilangan Sebuah Generasi Anak-anak di Yaman

Kementerian menuntut agar negara-negara agresi pimpinan Saudi dan semua orang yang berada dalam barisan mereka bertanggung jawab atas meninggalnya ribuan korban penyakit yang muncul baru-baru ini.

“Kami memiliki hak di masa depan untuk menuntut negara-negara ini dan mengambil semua tindakan hukum terhadap mereka semua,” tambah pernyataan itu.

Kementerian menyerukan semua organisasi internasional yang beroperasi di sisi kesehatan di Yaman yang dipimpin oleh WHO, UNICEF, dan lainnya untuk mengambil tindakan internasional mendesak guna menanggapi kondisi kesehatan seperti itu dan penyebaran epidemi yang demikian luas.

Kementerian selanjutnya meminta komunitas internasional untuk mencabut blokade dan menghentikan agresi di Yaman. Ini adalah satu-satunya solusi nyata untuk semua masalah Yaman. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: