News Ticker

Lebih dari 1.500 Teroris Asing Masuk ke Idlib dari Turki

Arrahmahnews.com SURIAH – Ratusan teroris asing telah memasuki Suriah dalam beberapa hari terakhir di bawah pengawasan seorang mediator Turki dan dengan kolaborasi militer negara itu, sumber-sumber lokal di Idlib melaporkan pada hari Rabu.

“Sejumlah besar gerilyawan asing telah membuka jalan mereka ke Idlib dari jalur Sarmada, Atmeh dan Bab al-Salam dalam 48 jam terakhir dan bergabung dengan pasukan Tahrir al-Sham Hay’at (Dewan Pembebasan Levant atau Jabhat Al-Nusra) dan kelompok teroris Horras al-Din,” sumber itu dikutip oleh Sputnik.

Menurut laporan itu, 1.500 teroris asing, dari negara-negara Barat, Asia Timur dan Arab, tiba di Idlib dari Turki pada hari Minggu dan Senin tengah malam, sementara mereka disembunyikan dalam kendaraan kontainer.

BacaAtwan: Turki dan Koalisi Pimpinan Saudi Berlomba untuk Dapatkan Hati Suriah.

Laporan yang relevan mengatakan pada akhir bulan lalu, bahwa Ankara mengintegrasikan kelompok-kelompok teroris di wilayah-wilayah yang diduduki mereka di Suriah Utara, kata sumber-sumber, seraya menambahkan bahwa tindakan itu bertentangan dengan upaya Turki berdasarkan perjanjian Sochi.

Surat kabar al-Watan mengutip sumber yang dekat dengan para teroris mengatakan bahwa militer Turki dan pejabat intelijen telah berjanji kepada pemimpin kelompok Ahrar al-Sham, Nour al-Din Zinki dan Front Pembebasan Nasional (NLF), kelompok yang mereka gabungkan bersama Tahrir al-Sham dalam kerangka organisasi militer.

Mereka menambahkan bahwa Turki juga telah berjanji untuk membentuk parlemen dan pemerintahan otonom setelah pembubaran Tahrir al-Sham di wilayah-wilayah yang diduduki oleh para militan, dan menambahkan bahwa Faylaq al-Sham yang baru-baru ini bergabung dengan 18 kelompok teroris lainnya di Idlib Utara dan Aleppo Barat akan menjadi cabang politik organisasi baru dan Tahrir al-Sham akan mengambil tanggung jawab atas sayap militernya.

Para ahli militer memperingatkan bahwa langkah-langkah Turki bertentangan dengan perjanjian Sochi, membangun zona demiliterisasi di Suriah Utara dan janji-janji presiden Turki kepada rekan Rusia-nya dalam pertemuan pekan lalu di Moskow.

BacaISIS Minta Koridor Aman ke Kurdi, dari Eufrat Timur ke Turki dan Idlib.

Laporan serupa bulan lalu juga mengatakan bahwa teroris Tahrir al-Sham sedang mengejar skenario baru untuk mendirikan organisasi militer terpadu baru di Idlib setelah kelompok teroris memperluas kehadirannya di provinsi tersebut, dengan bekerja sama Turki.

“Teroris Front Pembebasan Nasional (NFL) yang berafiliasi dengan Angkatan Darat Turki akan segera dibubarkan oleh Tahrir al-Sham, karena kelompok-kelompok militan telah sepakat untuk membentuk struktur militer terpadu,” tulis situs Enab Baladi yang berafiliasi dengan militan dan mengutip sebuah sumber yang dekat dengan Free Syirian Army (FSA) yang didukung Ankara.

Sumber mencatat bahwa skenario dimulai setelah dominasi Tahrir al-Sham atas sebagian besar wilayah Idlib.

Dia mengatakan bahwa sesuai dengan rencana, provinsi Idlib akan dibagi menjadi dua bagian dalam hal politik dan militer. Teroris Faylaq al-Sham yang didukung Ankara akan mengambil alih urusan politik dan Tahrir al-Sham akan mewakili sayap militer.

Pemimpin Tahrir al-Sham, Abu Mohammad Julani sebelumnya menyerukan pembentukan formasi militer terpadu di provinsi Idlib dengan kemitraan semua kelompok teroris, setelah ia menyuarakan dukungan penuh terhadap Turki dalam menginvansi militan Kurdi.

Tahrir al-Sham, menikmati dukungan Ankara, baru-baru ini mendapatkan kendali atas 9.000 kilometer persegi tanah atas provinsi Aleppo, Lattakia dan Idlib. [ARN]

2 Comments on Lebih dari 1.500 Teroris Asing Masuk ke Idlib dari Turki

  1. Jefry Klek // Feb 7, 2019 at 8:21 am // Balas

    Suriah utara yg berbatasan langsung dgn turki diserahkan kurdi ke pemerintah dan tidak boleh jatuh ke turki.

  2. Ronald Hasbby // Feb 9, 2019 at 5:38 am // Balas

    Erdogan sama jahatnya dgn saudi mereka pabrik teroris . Di indonesia hati2 tur dan saudi mmbawa wahabi utk merongrong pancasila dan NKRI

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: