News Ticker

Pria Wahabi Gorok Anak 6 Tahun di Depan Ibunya Saat Ziarah ke Masjid Nabawi

Arrahmahnews.com ARAB SAUDI – Insiden tragis dan mengerikan kembali mengguncang Arab Saudi dan dunia Arab, seorang lelaki berusia 40 tahun dengan bengis membunuh seorang bocah lelaki berusia 6 tahun di depan ibunya di sebuah kafe di kawasan Al-Tilal, Madinah.

Media lokal Arab Saudi pada Kamis malam (31/01/2019), mengungkapkan rincian kejahatan pembunuhan bocah di bawah umur Zakaria Badr Ali Al Jaber di depan ibunya, dalam insiden mengejutkan yang mengguncang dunia Arab.

Al Jaber digorok dengan pecahan kaca oleh seorang sopir taksi yang identitasnya belum diketahui. Ibu Jaber yang menyaksikan peristiwa itu sok, kemudian sopir taksi meninggalkan jasad Jaber dan ibunya dekat salah satu kafe di Jalan Pangeran Sultan bin Abdul Aziz, kota Madinah.

BacaRealitas Kejahatan Saudi, PBB dan Dunia Atas Rakyat Yaman.

Surat kabar “Al-Youm” Arab Saudi yang menghubungi kakek korban Zakaria Badr Ali Al Jaber (penduduk kota Al-Ahsa), dimana Nasser Ali al-Fayez merinci kejahatan itu, dan mengatakan, “Anak perempuannya (ibu Al-Jaber) bekerja di kota Jeddah, dan bersama putranya Zakaria sedang berziarah ke Masjid Nabawi di kota Madinah.”

Sang kakek menambahkan bahwa korban meminta makanan dari sebuah kafe di jalan Pangeran Sultan bin Abdul Aziz. Tetapi dia terkejut oleh pelaku yang merebut Jaber dari pangkuan ibunya, dan memecahkan gelas sebuah toko untuk digunakan sebagai alat dalam pembantaian anak yang masih berusia 6 tahun itu. Meskipun ada upaya dari si ibu untuk menyelamatkan putranya dan memohon kepada orang-orang yang lewat, tetapi akhirnya dia mengalami koma setelah panik menyaksikan putranya di tengah genangan darah.

Nasser lebih lanjut mengatakan bahwa putrinya dibawa ke rumah sakit setelah insiden itu, terutama karena dia menderita penyakit jantung. Sementara pasukan keamanan melumpuhkan pelaku kejahatan setelah ia menolak menyerah dan melukai seorang petugas keamanan di tempat kejadian.

BacaSayyid Seif Alwi: Menyingkap Tabir Sejarah Kelam Wahabi dalam Islam.

Surat kabar “Al-‘Ajil” menulis cerita lain tentang kejahatan itu, katanya sumber yang dekat dengan keluarga korban yang mengatakan kepadanya, bahwa kejahatan itu terjadi di distrik Shoran di Madinah.

Saat peristiwa itu, pelaku mengambil paksa bocah dari ibunya setelah Magrib Rabu malam. Dan berhenti di sebuah Cafe umum, kemudian masuk sambil menyeret anak itu di tanganya. Dia meminta secangkir teh, duduk di dalam toko, kemudian memecahkan lukisan di dinding, dan mengambil sepotong kaca lalu menggorak Jaber tanpa ampun.

Salah satu saksi keluar dari mobil dengan cepat dan mengambil anak itu, kemudian membawanya ke kendaraan untuk menyelamatkannya, tetapi Jaber tewas dengan luka gorok yang mengerikan.

Surat kabar lain yang mengutip sumber lain mengatakan bahwa pelaku adalah warga negara Saudi, dan anak itu telah dibunuh di belakang sebuah kafe di depan sejumlah orang yang sedang berkunjung di kafe tersebut.

BacaWahabisme Diciptakan untuk Kepentingan dan Keserakahan Barat.

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari polisi Madinah mengenai insiden itu, di tengah seruan luas untuk mengungkap identitas pelaku dan rincian kejahatan mengerikan yang mengejutkan dunia Arab, mengingat korban adalah seorang anak yang terbunuh dengan cara yang mengerikan di depan ibunya.

Kejahatan keji ini telah viral di berbagai situs jejaring sosial, dengan berbagai komentar, gambar, pendapat dan analisis, yang menuntut penegakan hukum terhadap pelaku, yang menggambarkannya tidak berperasaan dan tidak bermoral. [ARN]

 

Iklan

3 Comments on Pria Wahabi Gorok Anak 6 Tahun di Depan Ibunya Saat Ziarah ke Masjid Nabawi

  1. Innalilahi wainna ilaihi ro’jiun 😭

  2. Beritanya salah !!! Yg benar karna ibu dari jaber membaca sholawat kepada nabi, dan terdengar oleh supir taxi. Lalu sopir itu membawa paksa jaber ke sebuah ke toko dan mengambil botol untuk menggorok lehernya hanya karna mereka seorang SYIAH.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: