News Ticker

Putra Mahkota Saudi Berupaya Bangun Kerajaan Media dengan Bantuan ‘Vice News’

Arrahmahnews.com NEW YORK – Menurut laporan yang diterbitkan pada Hari Jumat (08/02) oleh Wall Street Journal, Kerajaan Arab Saudi telah meminta bantuan Media Vice News yang berbasis di New York, untuk menciptakan Kerajaan media yang pro-kerajaan.

Riyadh melalui perusahaan milik negara mengontrak Vice News untuk memproduksi film dokumenter yang akan diisi dengan kebaikan reformasi yang dilakukan putra Mahkota bin Salman di kerajaan Wahabi puritan itu.

Negara, yang memenangkan penghargaan karena mengizinkan perempuan mengemudi pada tahun 2018 tetapi masih mengharuskan mereka untuk menerima persetujuan dari kerabat laki-laki untuk melakukan banyak tugas paling dasar dalam kehidupan itu berupaya mempromosikan diri lebih luas dengan Vice dengan mengontraknya untuk menayangkan film seri dokumenter.

Baca: Rusia Kecam Berita Palsu yang Disebar Media Saudi

Putra Mahkota Mohammed bin Salman bertemu dengan Wakil Ketua Eksekutif Media Shane Smith Agustus lalu di sebuah kapal pesiar di Laut Merah untuk membahas proposal tersebut.

Pertemuan itu adalah bagian dari dorongan bin Salman untuk mengembangkan perusahaan media yang dapat bersaing dengan pesaing regional Arab Saudi, termasuk perusahaan media Qatar, Al-Jazeera.

Tetapi upaya itu telah terperosok dalam kejatuhan Kerajaan pada 2 Oktober setelah pembunuhan kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi, yang dibunuh secara brutal tak lama setelah ia memasuki Konsulat Saudi di Istanbul.

Wall Street Journal melaporkan dengan mengutip orang-orang yang akrab dengan pembicaraan, bahwa pembicaraan tentang kemungkinan usaha patungan dengan Vice sejak itu terhenti, dan tidak mungkin untuk diteruskan.

Dan Vice mengatakan kepada Journal bahwa mereka kini tengah meninjau kembali perjanjian dengan Saudi Research and Marketing Group, atau SRMG, mengenai pembuatan film dokumenter tentang reformasi di kerajaan itu.

Baca: Rusia Sebut Laporan Media Saudi Soal Pembunuhan Dubesnya di Yaman adalah Palsu

Hubungan antara Kerajaan dan Vice diprakarsai oleh Pangeran Khalid bin Salman, duta besar Saudi untuk AS dan adik dari putra mahkota, yang menyatakan minatnya pada perusahaan media yang menyebut dirinya dengan audiens yang lebih muda sebagai organisasi yang lebih maju.

Citra itulah yang menarik Khalid ke perusahaan dengan harapan bisa membantu SRMG terhubung dengan generasi muda Saudi.

Vice News adalah saluran milik perusahaan Vice Media, yang memproduksi esai dan video dokumenter harian melalui situs web dan saluran YouTube . Saluran ini mempromosikan dirinya pada liputan “cerita yang kurang dilaporkan”. Vice News didirikan pada Desember 2013 dan berbasis di New York City , meskipun memiliki biro di seluruh dunia. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: