News Ticker

Zarif: KTT Anti-Iran Gagasan AS Gagal Sebelum Dimulai

TEHERAN – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa pertemuan yang digagas Amerika Serikat di ibukota Polandia, Warsawa, yang diupayakan Washington untuk dirubah menjadi platform anti-Iran telah gagal bahkan sebelum dimulai.

“Pertemuan Warsawa telah dianggap gagal sebelum dimulai,” ujar Menteri Luar Negeri Zarif kepada ICANA, merujuk pada pertemuan 13-14 Februari.

Amerika Serikat pada awalnya berupaya keras membuat pertemuan Warsawa sebagai platform anti-Iran tetapi harus merubah keinginanannya tentang pertemuan itu karena dihina oleh sebagian besar pejabat dunia.

Baca: AS Mungkin Batalkan KTT Anti-Iran karena Sedikit yang Bersedia Hadir

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengumumkan tentang pertemuan bulan lalu, mengatakan bahwa rencananya pertemuan akan fokus pada “elemen penting untuk memastikan bahwa Iran tidak akan mendestabilisasi kawasan.”

Namun kemudian pada bulan itu, ketika para pejabat dari berbagai negara mengindikasikan penolakan mereka untuk berpartisipasi, Wakil Duta Besar AS untuk PBB Jonathan Cohen mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa pertemuan itu “bukan diadakan untuk menjelekkan atau menyerang Iran.”
Zarif berkata, “AS berusaha untuk entah bagaimana mengimbangi atmosfer yang telah tercipta untuk melawannya. Oleh karena itu, tampaknya KTT ini tidak akan terjadi dalam format yang diinginkan pihak Amerika. ”

Baca: Mogherini dan Beberapa Menteri Eropa Takkan Hadiri KTT Anti-Iran Gagasan AS

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah mengadopsi sikap yang semakin antagonistik terhadap Iran. Trump dan rekan dekatnya telah membuat pernyataan-pernyataan bermusuhan terhadap Republik Islam sejak ia menjabat pada tahun 2017.

Mei lalu, Trump secara sepihak meninggalkan perjanjian nuklir multinasional antara Iran dan negara-negara dunia lainnya. Penarikan dilakukan bahkan ketika kesepakatan telah diratifikasi dalam bentuk resolusi Dewan Keamanan. Gedung Putih juga mengembalikan sanksi terkait nuklir yang telah dicabut oleh perjanjian itu.

Pihak-pihak lain dalam kesepakatan itu, termasuk negara-negara Eropa, tetap berada dalam kesepakatan dengan Iran, menentang harapan AS untuk mengabaikannya. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: