Hizbullah: AS-Israel Dibalik Serangan Teroris ke Bus IRGC

BEIRUT – Gerakan perlawanan Libanon, Hizbullah, mengecam keras serangan teroris mematikan terhadap pasukan Pasukan Pengawal Revolusi Islam (IRGC) di Iran tenggara, menuduh AS, rezim Israel dan sekutu regional mereka memelihara unsur Takfiri di belakang serangan hari Rabu malam tersebut.

Hizbullah mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan yang menewaskan 27 anggota IRGC dan melukai 13 lainnya itu menggambarkan citra sebenarnya dari terorisme terorganisir yang dipimpin oleh pemerintah AS, yang mendorong negara-negara lain untuk mengikutinya.

“Terintimidasi oleh partisipasi besar-besaran bangsa Iran dalam aksi [Senin] yang menandai peringatan 40 tahun Revolusi Islam, kelompok-kelompok kriminal ini berusaha mengirim pesan berdarah” dengan melakukan serangan bunuh diri, pernyataan itu menambahkan.

Baca: Iran Janjikan Pembalasan atas Serangan Bom Bunuh Diri Teroris ke Bus IRGC

“Kejahatan-kejahatan ini tidak akan melemahkan bangsa Iran, dan akan lebih meningkatkan kekuatan dan motivasi mereka untuk melanjutkan jalan kemajuan dan kemakmuran,” tambah pernyataan tersebut.

Gerakan Libanon itu juga menunjuk pada simultan dari serangan teroris dan konferensi anti-Iran yang diadakan oleh AS di Warsawa, Polandia, menggambarkannya sebagai tanda keharmonisan pemerintah AS dengan para penjahat dan pembunuh yang berusaha untuk mengacaukan Iran dan membahayakan keamanan negara itu.

Baca: Netanyahu dan Negara-negara Arab Bahas Perang dengan Iran di KTT Warsawa

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif telah mencatat bahwa bukan kebetulan bahwa teroris telah menyerang IRGC pada hari yang sama ketika KTT anti-Iran yang diselenggarakan oleh Amerika Serikat dimulai di Polandia. (ARN)

About Arrahmahnews 26678 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.