Iran Janjikan Pembalasan atas Serangan Bom Bunuh Diri Teroris ke Bus IRGC

BALUCHESTAN – Sejumlah pasukan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) telah tewas dalam serangan teroris di tenggara Iran.

Para personel IRGC tengah melakukan perjalanan antara kota Zahedan dan Khash, di provinsi Sistan dan Baluchestan pada hari Rabu, ketika bus mereka menjadi sasaran dalam serangan bom mobil bunuh diri.

Markas Besar Qods IRGC dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa mobil bermuatan bahan peledak itu menabrak bus, yang membawa para personil kembali ke rumah mereka.

Laporan awal menyatakan bahwa serangan menewaskan 27 anggota IRGC dan melukai 17 lainnya,.

Kelompok teroris yang disebut Jaish ul-Adl mengklaim bertanggung jawab atas pemboman itu.

Kelompok teroris itu dibentuk pada 2012 oleh anggota Jundallah yang berbasis di Pakistan, kelompok teror lain yang dihabisi oleh pasukan intelijen Iran pada 2010 setelah pemimpinnya Abdolmalek Rigi dieksekusi.

Penjaga perbatasan Iran telah berulang kali diserang oleh kelompok teror yang aktif di tanah Pakistan tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi mengutuk serangan itu dan mengatakan para korban akan segera dibalaskan.

“Anak-anak militer dan intelijen dari bangsa Iran yang siap berkorban akan membalas dendam atas darah para martir dari insiden ini,” kata jurubicara Iran itu.

Kelompok-kelompok teroris yang melakukan serangan serupa terhadap kepentingan Iran di bagian tenggara dan barat daya negara itu diketahui memiliki hubungan erat dengan Arab Saudi dan sejumlah rezim represif lainnya di wilayah Teluk Persia. (ARN)

About Arrahmahnews 26687 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.