Khamenei: Negoisasi Apapun dengan AS Hanya akan Merugikan

TEHERAN – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei dalam pernyataannya dengan tema Fase Kedua Revolusi Islam menekankan bahwa negosiasi apa pun dengan AS tidak akan menghasilkan apa-apa selain kerusakan materi dan moral.

Menarik analogi antara hari ini dan hari-hari pertama Revolusi, Ayatullah Khamenei menekankan perlunya melawan siasat Amerika Serikat dan musuh-musuh Iran lainnya, yang secara aktif mencoba untuk menantang kemauan negara untuk tetap independen dan berkembang pesat.

Pernyataan Ayatullah Ali Khamenei ini merupakan bagian dari pernyataan tujuh halaman yang dibacakan kata-demi-kata di televisi pemerintah Iran dan ramai diberitakan menjelang perilisannya. Pernyataan itu juga muncul dua hari setelah Iran memperingati 40 tahun Revolusi Islam di tengah-tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington.

Baca: Pernyataan Pemimpin Tertinggi Iran “Fase Kedua Revolusi Islam”

“Hari ini, sama seperti hari-hari pertama setelah Revolusi, Iran yang berdaulat menghadapi tantangan dari imperialis, kekuatan arogan; namun, ada perbedaan yang berarti,” katanya.

“Jika tantangan yang ditimbulkan oleh Amerika Serikat pada hari-hari itu meliputi mengakhiri intrusi oleh agen-agen asing atau menutup kedutaan rezim Zionis di Teheran, atau mengekspos mata-mata [mantan kedutaan AS di Teheran], hari ini, tantangan itu menyangkut masalah kehadiran kuat Iran di dekat perbatasan rezim Zionis, mengakhiri infiltrasi tidak sah Amerika Serikat di Asia Barat, dukungan Republik Islam untuk perlawanan rakyat Palestina di jantung Wilayah Pendudukan serta mempertahankan bendera Hizbullah dan perlawanan berkibar tinggi di seluruh kawasan, “tambah Pemimpin itu.

“Jika pada masa itu, Amerika Serikat menganggap bahwa pemerintah Islam dan negara Iran dapat dikalahkan dengan bantuan beberapa pengkhianat Iran dan sejumlah kecil pesawat dan helikopter, hari ini mereka merasa membutuhkan koalisi puluhan musuh atau negara-negara pengecut untuk melawan Iran di bidang politik dan keamanan, namun mereka gagal, “Ayatollah Khamenei menjelaskan lebih lanjut.

Baca: Sultan Brunei, Presiden Azerbaijan Ucapkan Selamat atas 40 Tahun Revolusi Islam Iran

Ayatollah Khamenei lebih lanjut mengatakan bahwa dialog dengan Washington tidak akan membuahkan hasil, menambahkan bahwa Iran juga menganggap sejumlah negara Eropa sebagai “penipu dan tidak dapat dipercaya.”

Ia menyarankan pemerintah untuk berusaha menyelesaikan hanya masalah “yang dapat dipecahkan” dengan pemerintah-pemerintah itu, sambil menjaga nilai-nilai Revolusi dan tetap teguh dalam menghadapi “ancaman kosong” mereka.

“Namun, dengan Amerika, tidak ada masalah yang tampaknya dapat dipecahkan, dan negosiasi apa pun dengan mereka tidak akan menghasilkan apa-apa selain kerusakan materi dan moral,” tegasnya.

Pemimpin tertinggi Iran itu mengatakan bahwa masalah utama Amerika Serikat adalah dukungan Iran untuk Palestina dan kehadiran kuat Republik Islam di wilayah tersebut.

Baca: Presiden Iran: Revolusi Islam akan Terus Kalahkan Semua Plot AS

“Masalah Washington adalah mencegah transfer senjata-senjata canggih Iran ke pasukan perlawanan,” katanya.

Ia mengatakan bahwa Washington melihat dirinya membutuhkan dukungan dari negara lain untuk menghadapi Iran secara politis, menekankan bahwa AS akan dikalahkan dalam konfrontasi dengan Iran.

“Iran berada pada posisi yang luar biasa di seluruh dunia berkat Revolusinya,” kata Khamenei lebih lanjut, meminta para pemuda Iran untuk bekerja keras guna mempercepat kemajuan nasional.

Ayatollah Khamenei juga berterima kasih kepada rakyat Iran atas partisipasi mereka yang mulia dalam demonstrasi yang menandai peringatan 40 tahun Revolusi Islam pada 11 Februari. (ARN)

About Arrahmahnews 26697 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.