News Ticker

Polisi Istanbul: Tubuh Khashoggi Mungkin Dibakar dalam Oven Hingga Hangus

ISTANBUL – Tubuh wartawan oposisi Saudi Jamal Khashoggi mungkin dibakar dalam oven yang dipasang di Konsulat Jenderal Saudi di Istanbul. Departemen kepolisian kota itu mengeluarkan pernyataan pada hari Kamis (14/02).

“Sebuah oven ditemukan di gedung Konsulat Jenderal Saudi. Menurut para ahli, itu dapat memanaskan hingga 1.000 derajat Celcius, menghancurkan jaringan biologis apa pun dan tidak meninggalkan kemungkinan untuk mendeteksi jejak DNA”, demikian bunyi pernyataan polisi yang dikutip Sputnik.

“Misi diplomatik Saudi memesan 32 porsi daging mentah dari salah satu restoran Istanbul setelah pembunuhan Khashoggi,” bunyi pernyataan polisi itu lebih lanjut.

Baca: Penyidik PBB: Khashoggi Korban Pembunuhan Brutal dan Terencana

“Pertanyaannya adalah apakah itu sudah direncanakan sebelumnya. Itu akan diselidiki”, kata pernyataan itu.

Jurnalis, yang bekerja sebagai kolumnis untuk surat kabar The Washington Post dan kritikus vokal terhadap kebijakan Saudi itu hilang pada 2 Oktober setelah ia memasuki konsulat Saudi di Istanbul.

Riyadh awalnya menyangkal mengetahui keberadaan wartawan itu, tetapi kemudian mengakui bahwa Khashoggi telah dibunuh dengan suntikan obat dan tubuhnya telah dipotong-potong dan dikeluarkan dari konsulat. Pemerintah Saudi telah mendakwa 11 orang dengan pembunuhan Khashoggi.

Baca: Ajudan Putra Mahkota: Pangeran Telah Rencanakan Pembunuhan Khashoggi Setahun Sebelumnya

Kantor Kejaksaan Istanbul menyatakan bahwa pembunuhan Khashoggi telah direncanakan sebelumnya. Turki mendesak Arab Saudi untuk mengekstradisi para pelaku kejahatan, serta menuntut informasi tentang keberadaan tubuh Khashoggi. (ARN)

Iklan
  • Soal People Power, Mantan Ketua MK 'Semprot' Amien Rais: Itu Tak Bijak
  • Perang Suriah dan Bashar Assad
  • Ratna Sarumpaet dan Fadli Zon
  • #03PersatuanIndonesia
  • Tuduh Pemerintah Aktor Dibalik Bom Medan, Denny Siregar "Semprot" Busyro Muqoddas
  • Anies Baswedan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: