NewsTicker

Putin: Tak ada Tanda-tanda Pasukan AS Tinggalkan Suriah

SOCHI – Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa tidak ada bukti obyektif untuk membuktikan penarikan Pasukan AS benar-benar dilaksanakan.

Menurut Reuters, Putin mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump berusaha memenuhi janji kampanye pemilihannya dengan memerintahkan penarikan pasukan Suriah, tetapi ia tidak selalu dapat memenuhi janjinya, karena “masalah politik internal.”

Kepala negara Rusia mencatat bahwa penarikan seperti itu jika benar-benar terjadi akan mengarah pada stabilitas dan pemulihan otoritas Suriah atas wilayahnya.

Baca: Putin: Penarikan Pasukan AS Akan Ciptakan Stabilitas di Timur Laut Suriah

Pernyataan ini disampaikan Putin pada pertemuan tripartit, yang juga dihadiri oleh Presiden Iran Hassan Rouhani dan rekannya dari Turki, Recep Tayyip Erdogan, di kota resor Sochi di Rusia pada hari Kamis (14/02).

Di tempat lain dalam sambutannya, Putin menekankan bahwa tindakan agresif yang dilakukan oleh militan di Idlib tidak akan dibiarkan begitu saja.

Baca: Suriah: Pasukan AS dan Milisi Sekutu Cegah Bantuan Kemanusiaan ke Deir Ezzor

Putin menambahkan bahwa zona de-eskalasi yang direncanakan untuk Idlib hanyalah tindakan sementara dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan proses memerangi terorisme.

Presiden Rusia juga menyatakan bahwa meskipun penjamin telah setuju untuk mengambil langkah-langkah tambahan untuk membersihkan Idlib dari teroris, tidak akan ada operasi militer di sana. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: