Rouhani: Teroris Tak Boleh Merasa Aman Dimanapun

SOCHI – Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa para teroris tidak boleh merasa aman di Suriah atau bagian lain dunia ini, memperingatkan kepada para pendukung ekstremis ini yang memainkan kartu terorisme demi mencapai tujuan.

“Teroris tidak boleh merasa aman di negara ini atau bagian lain dunia ini dan pendukung mereka tidak boleh berasumsi bahwa mereka dapat memainkan kartu terorisme untuk keuntungan mereka baik dalam tingkat domestik, regional, atau internasional,” kata presiden Iran tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Rouhani pada pertemuan tripartit, yang juga dihadiri oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan rekannya dari Turki, Recep Tayyip Erdogan, di kota resor Sochi di Rusia pada hari Kamis (14/02).

Baca: Rusia, Iran, Turki Tegaskan Kembali Komitmen Jaga Kedaulatan dan Integritas Suriah

“Sayangnya, pemerintah AS masih mendukung para teroris yang bermarkas di Irak dan Suriah dan menggunakannya untuk kepentingannya sendiri dimana mereka terus mendesak maju dengan “kegiatan ilegal” di wilayah Suriah,” ujar Rouhani menambahkan.

Ia mengatakan bahwa “laporan yang dapat dipercaya” menunjukkan AS telah membantu para teroris ISIS/DaesH di Suriah dan juga membantu beberapa dari mereka meninggalkan negara itu menuju Afghanistan.

Rouhani mengatakan bahwa AS telah membentuk kehadiran militer di Suriah tanpa izin Damaskus, melanggar semua peraturan internasional serta integritas wilayah dan kedaulatan nasional negara merdeka, yang merupakan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa tersebut.

Baca: Jendral AS Sebut Penarikan Pasukan AS dari Suriah akan Dimulai dalam Beberapa Minggu

Menunjuk pada pengumuman sebelumnya oleh AS bahwa ia akan menarik pasukannya dari Suriah, Rouhani mengatakan Washington harus bertindak atas klaim itu sesegera mungkin sehingga kedaulatan pemerintah Suriah dipulihkan sepenuhnya. (ARN)

About Arrahmahnews 26662 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.