News Ticker

Houthi: Kehadiran Kubu Pro-Hadi di Warsawa Bukti Ketundukan pada Rezim Israel

SANA’A – Juru bicara gerakan Yaman Houthi Ansarullah mengatakan bahwa perdamaian dan stabilitas di negara itu tidak dapat dibangun melalui ketundukan kepada rezim Israel. Ia mengutuk partisipasi perwakilan mantan Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi dalam sebuah konferensi baru-baru ini di Warsawa.

“Kehadiran Khaled al-Yamani [menteri luar negeri bekas rezim Yaman] dalam konferensi yang menggelikan itu menunjuk pada penghinaan para pengkhianat itu terhadap Yaman. Partisipasi pemerintah tentara bayaran dalam acara tersebut menunjukkan bahwa mereka sepenuhnya tidak tegas dan tunduk (pada Israel). Kehadiran semacam itu merupakan kejahatan nasional dan agama, ” kata Mohammed Abdul-Salam sebagaimana dikutip jaringan televisi berbahasa Arab al-Masirah pada hari Jumat (15/02).

Baca: Dunia Arab Marah atas Penghinaan di Konferensi Warsawa

Pejabat Houthi itu merujuk pada Konferensi Warsawa, pertemuan internasional yang diselenggarakan oleh Washington di ibukota Polandia, yang diadakan antara 13 dan 14 Februari. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo sebelumnya mengklaim pertemuan itu akan fokus pada “stabilitas dan perdamaian, kebebasan dan keamanan ”di Timur Tengah.

“Pemerintahan di pengasingan telah memaksa mantan pejabat rezim Yaman untuk menyetujui normalisasi hubungan dengan Israel, dan mengikuti jejak Riyadh dan Abu Dhabi,” kata Abdul-Salam.

“Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa Konferensi Warsawa ditujukan untuk melemahkan masalah Palestina. Pejabat itu juga mengecam partisipasi delegasi dari negara-negara yang terlibat dalam agresi militer yang sedang berlangsung terhadap Yaman serta loyalis Hadi, dan menyebutnya sebagai pengkhianatan.

“Perdamaian di Yaman tidak dapat diamankan melalui kapitulasi kepada Israel,” kata juru bicara Ansarullah tersebut.

Baca: Netanyahu dan Negara-negara Arab Bahas Perang dengan Iran di KTT Warsawa

Abdul-Salam kemudian meminta semua faksi politik Yaman untuk mengutuk kehadiran perwakilan pro-Hadi dalam acara Polandia, menekankan bahwa Yaman selalu berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Palestina.

Arab Saudi dan sejumlah sekutu regionalnya meluncurkan kampanye yang menghancurkan terhadap Yaman pada Maret 2015, dengan tujuan membawa pemerintah Hadi kembali berkuasa dan menghancurkan Ansarullah.(ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: