News Ticker

Pasca CEO Bukalapak Bertemu Jokowi di Istana, Tagar #JokowiOrangnyaBaik Jadi Trending

  • houthi
  • Kapolri: Istri Teroris Abu Hamzah Yakin Bom Bunuh Diri Jalan Cepat ke Surga
  • Joko Widodo
  • Persamaan PKS dan PKI
  • DPD PKS Langkat
  • Zara Zettira
  • Saudi Sebut Feminisme sebagai Ekstremis, Teroris sebagai Mujahidin
  • Makar
  • Poster Trump
Pasca CEO Bukalapak Bertemu Jokowi di Istana, Tagar #JokowiOrangnyaBaik Jadi Trending Sumber, EkoKuntadhi.id

Arrahmahnews.com, JAKARTA – Beruntunglah Zaky punya presiden seperti #JokowiOrangnyaBaik, ujar Eko Kuntadhi dalam tulisannya. Sikap pemaaf dan welas asih kembali ditunjukkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bertemu dengan CEO Bukalapak, itulah sifat pemimpin baik dan bijak.

Achmad Zaky gak kuat. CEO Bukalapak ini datang menemui Jokowi di Istana. Ia mengerahkan segala energi dan jaringannya untuk bisa diterima meski hanya beberapa menit.

Zaky mengirim sinyal, jika tidak secepatnya Jokowi turun tangan, Bukalapak bakal semaput. Amukan netizen memang luar biasa mengancam masa depan Zaky. Ada1500 karyawan disana.

Baca: Eko Kuntadhi ‘Semprot’ CEO Bukalapak ‘Tak Punya Etika’

Bukan hanya Bukalapak. Hijup.com yang dimiliki istri Zaky juga gak luput dari bahaya. Para pecinta Jokowi bereaksi negatif juga.

Sebetulnya cuitan Zaky yang bilang ‘pemerintah omong kosong’ dan ‘presiden baru’, bagi Jokowi dianggap biasa saja. Kayak angin lalu. Setiap orang bebas mengekspresikan pilihan politiknya.

Ketika Presiden ikut mendorong Bukalapak membesar, juga gak mikir Zaky itu pendukung siapa. Yang ada di kepala Jokowi hanyalah membantu membesarkan bisnis anak bangsa. Milik anak-anak Indonesia.

Jokowi tidak berharap setelah itu mereka akan mendukungnya. Atau memberikan suara kepadanya. Dia hanya mencintai negeri ini. Mencintai karya anak Indo esia. Ia hanya ingin mendorong semuanya untuk maju.

Jika setelah usahanya diendorse Jokowi, orang seperti Zaky tetap terang-terangan mendukung Prabowo, itu biasa saja. Gak akan menyurutkan Jokowi untuk membesarkannya. Itulah yang dinamakan kerja dengan cinta. Ia hanya menjalankan tugasnya dengan baik. Ia hanya memposisikan dirinya pengayom semuanya.

Bukalapak adalah karya asli orang Indonesia. Gak peduli apapun pilihan politiknya, bagi Jokowi harus tetap dibesarkan. Sebab memajukan karya asli Indonesia adalah kewajibannya sebagai Presiden. Agar mereka bisa tumbuh maksimal.

Baca: Kiat Kocak Denny Siregar Kepada CEO Bukalapak

Tapi menjadi pendukung Jokowi, bukan kewajiban seorang Ahcmad Zaky.

Kamu fikir, sebagai Presiden dia gak tahu kemana afiliasi politik orang yang ingin dibesarkannya?

Makanya pagi ini, Presiden bersedia bertemu CEO Bukalapak. Zaky yang sejak kemarin pusing tujuh keliling, merengek minta waktu Jokowi. Setelah cuitannya itu, Zaky berharap pertemuannya dengan Jokowi bisa menolong posisi Bukalapak yang yang terjepit.

Apa Jokowi marah karena cuitan Zaky lalu membiarkan Bukalapak terseok? Apa dukungan terbuka Achmad Zaky kepada Prabowo cukup untuk membuat Jokowi sakit hati?

Gak. Zaky boleh bertindak semaunya. Dia bebas menentukan pilihan politiknya. Tapi kecintaan Jokowi pada karya-karya anak bangsa jauh lebih tinggi dari sekadar Copras-capres. Apapun pilihan politik Zaky, tidak menutup pintu Jokowi untuk tetap menerimanya.

Baca: VIDEO HARU, Momen Spesial Kunker Jokowi di Cianjur

Maka, siang ini Jokowi menerima Zaky di istana. Mendengar keluh kesahnya. Dan mendoakan agar usaha Zaky tetap tumbuh maksimal.

Beruntunglah Zaky, punya Presiden sebaik itu. Beruntunglah kita punya pemimpin yang di hatinya tidak terselip rasa dendam. Pilpres ini tidak cukup menjadikan Jokowi manusia politik. Ia tetap seorang yang bekerja dengan cinta.

Bahkan dari kemarin, dua putra Jokowi, Kaesang dan Gibran sudah pasang badan untuk membela Zaky. Mereka gak peduli dengan pilihan politik Zaky. Mereka, seperti juga ayahnya, mencintai negeri ini dan karya-karya orang di dalamnya, jauh lebih besar dari sekadar copras-capres. Maka hari ini, sepertinya kita cukupkan kemarahan kita pada Zaky dan Bukalapak. Saya mau tiru Jokowi. Pilpres tidak menjadikan kita manusia pemarah. Sebab kita mendukung Jokowi, karena kita tahu, dia orang baik. “Achmad Zaky beruntung mas. Dia punya Presiden seperti Jokowi,” ujar Abu Kumkum. (ARN/EkoKuntadhi)

Iklan
  • Bendera Hitam
  • #Khilafah
  • Cuitan Ace Hasan
  • John Paul
  • Bendera Teroris Suriah
  • Ojek Online
  • Jokowi
  • Sidang MK
  • Lukas Enembe

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: