News Ticker

Assad Peringatkan SDF: Amerika Hanya Memperalat Kalian

Arrahmahnews.com, DAMASKUS – Presiden Suriah Bashar al-Assad secara implisit memperingatkan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) terhadap ketergantungan mereka pada Amerika Serikat, dengan mengatakan Washington tidak akan melindungi mereka yang bergantung padanya.

“Kami mengatakan kepada kelompok-kelompok yang bertaruh pada Amerika, Amerika tidak akan melindungi kalian. Amerika akan memasukkan kalian ke dalam saku mereka sehingga kalian bisa menjadi alat dalam barter, dan mereka sudah mulai dengan itu,” kata Assad dalam pertemuan dengan para kepala dewan lokal di ibukota Damaskus pada hari Minggu (17/02), tanpa menyebut nama kelompok yang disponsori AS itu.

“Tidak ada yang akan melindungi kalian kecuali negara kalian. Jika kalian tidak mempersiapkan diri untuk membela negara kalian, kalian akan menjadi budak (AS).”

Baca: Kepala Intelijen AS: Assad Akan Rebut Kembali Seluruh Suriah

Pasukan AS telah lama memasok senjata dan pelatihan ke SDF, dan menggunakan militan Kurdi sebagai mitra utama mereka dalam perang yang diklaim melawan kelompok teroris takfiri ISIS/Daesh.

Turki telah mengancam selama berbulan-bulan untuk melancarkan serangan terhadap Unit Perlindungan Rakyat (YPG) yang didukung AS, yang merupakan tulang punggung terbentuknya SDF, di Suriah utara.

Turki menganggap YPG sebagai organisasi teroris dan perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang, yang telah memperjuangkan wilayah otonom di dalam Turki sejak 1984.

Di tempat lain dalam sambutannya, Assad lebih lanjut mencatat bahwa dukungan untuk terorisme plus upaya untuk merongrong kedaulatan pemerintah Damaskus membentuk kebijakan inti beberapa negara melawan Suriah.

Baca: Kuwait: Assad Taklukkan Negara-negara Arab

Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat dan sekutunya tidak akan menyerah terhadap rencana mereka untuk memecah belah Suriah, bahkan lebih jauh mereka akan berusaha memecah belah seluruh kawasan Timur Tengah.

“Skema AS untuk memaksakan hegemoni di setiap sudut dunia tidak berubah sama sekali, tetapi kenyataannya adalah bahwa rakyat kita [bangsa Suriah] telah melakukan perlawanan lebih keras, ujarnya.

Baca: AS Kesal Armenia Kirim Pasukan ke Suriah untuk Bantu Assad

Presiden Assad menekankan bahwa satu-satunya cara untuk para militan untuk memulihkan kesesatan mereka adalah bergabung dengan proses rekonsiliasi dan menyerahkan amunisi kepada pasukan pemerintah Suriah.

Presiden Suriah menambahkan bahwa negaranya telah berhasil mencetak kemenangan besar atas kelompok-kelompok teroris, berkat pengorbanan besar yang dibuat oleh pasukan pemerintah dan dukungan solid yang ditawarkan oleh sekutu-sekutunya. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: