News Ticker

Tentara Israel Jadikan Anak-anak Palestina Obyek Uji Coba Senjata

Tentara Israel Jadikan Anak-anak Palestina Obyek Uji Coba Senjata Warga Palestina

Arrahmahnews.com, KOLUMBIA – Seorang profesor Arab dari Universitas Hebrew Yerusalem al-Quds mengatakan bahwa militer Israel mengujikan berbagai senjata terhadap warga Palestina yang tidak bersalah, bahkan anak-anak, untuk mengetahui mana diantara senjata itu yang paling kuat.

Sebuah laporan pada Hari Minggu (17/02) mengatakan bahwa Profesor Nadera Shalhoub-Kevorkian mengatakan dalam sebuah ceramah Selasa lalu di Universitas Columbia, bahwa “Israel melakukan tes senjata pada anak-anak Palestina” dan bahwa “Palestina adalah ruang laboratorium untuk industri keamanan Israel”.

Baca: Sekjen Hizbullah: KTT Warsawa Bertujuan Abaikan Perjuangan Palestina, Isolasi Iran

Laporan oleh Radio Angkatan Darat Israel menyebut bahwa Shalhoub-Kevorkian, seorang profesor pekerjaan sosial Arab dari Universitas Hebrew, mengutip kesaksian dari beberapa anak untuk menegaskan bahwa militer Israel secara khusus menargetkan generasi muda untuk tes yang dituduhkan ini.

“Tentara memeriksa bom apa yang akan digunakan, bom gas atau bom bau,” kata seorang anak bernama Muhammad, menurut laporan itu. “Apakah akan menempatkan kami di kantong plastik atau tas kain, apakah akan memukul kami dengan senapan mereka atau menendang kami dengan sepatu bot mereka”.

Baca: Kontraktor Rusia Latih Pasukan Palestina di Aleppo (VIDEO)

Pidato profesor, berjudul “Teknologi Kekerasan di Yerusalem Palestina,” ini didasarkan pada penelitian yang ia lakukan di Israel selama masa jabatannya di Universitas Ibrani. Pidato ini juga disajikan di luar negeri sebagai studi Universitas Hebrew.

Universitas Hebrew tidak secara langsung mengecam pidato sang profesor, dan baru saja mengatakan bahwa pandangan yang diungkapkan oleh profesor itu tidak mewakili pandangan Universitas Hebrew. “Ini adalah pendapat pribadinya yang hanya mengekspresikan dirinya sendiri,” katanya dalam sebuah pernyataan. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: