News Ticker

Menhan Venezuela: Militer Siaga Penuh di Sepanjang Perbatasan

Arrahmahnews.com, CARACAS – Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino Lopez, mengatakan bahwa pasukan negara itu akan tetap ditempatkan di sepanjang perbatasan untuk mencegah setiap pelanggaran wilayah di tengah ancaman konstan intervensi militer oleh Amerika Serikat untuk menggulingkan pemerintahan terpilih Presiden Nicolas Maduro.

Negara Amerika Selatan tersebut saat ini tengah dalam kekacauan politik selama beberapa minggu terakhir. Oposisi telah mengadakan protes anti-pemerintah yang meluas, menyalahkan Maduro atas ekonomi yang sedang sakit, hiperinflasi, pemadaman listrik, dan kekurangan barang-barang pokok, serta mendesaknya untuk mundur sementara menyebut pemilihan ulang dalam pemungutan suara tahun lalu sebagai pemalsuan.

Baca: Guaido Beri Tentara Venezuela Waktu 2 Minggu untuk Bergabung Dengannya

Washington telah menyatakan “dukungan penuh” untuk Majelis Nasional yang sudah tidak ada lagi di negara itu, menyebutnya sebagai “satu-satunya lembaga yang dipilih secara demokratis”. Wasington juga langsung mendukung penuh Juan Guaido, ketua lembaga yang sudah tak ada lagi itu, saat ia menyatakan diri sebagai “presiden sementara” Venezuela. Gedung Putih juga meminta negara-negara lain untuk mengikutinya dalam mengakui Guaido.

Langkah proklamasi diri Guaido yang aneh pada 23 Januari semakin memperdalam kekacauan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya di Venezuela.

Baca: Maduro: AS Curi Puluhan Milyar Dolar Venezuela, Tawarkan Remah-remah sebagai Gantinya

Negara itu juga berulang kali menghadapi ancaman AS yang mengancam akan menggunakan kekuatan militer sebagai pilihan untuk mengusir Maduro.

Tokoh oposisi yang didukung AS juga telah berencana untuk membawa bantuan kemanusiaan asing, termasuk dari AS, dari negara-negara tetangga melalui darat dan laut pada hari Sabtu dengan alasan meringankan krisis ekonomi. Namun, Caracas mengatakan, insentif nyata Guaido adalah melemahkan pemerintah Maduro dalam upaya yang diatur oleh Washington untuk menggulingkannya, menekankan bahwa pemerintah tidak akan mengizinkan masuknya apa yang disebut bantuan palsu tersebut. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: