NewsTicker

Pemimpin Teroris Tahrir Al-Sham Suriah Terluka dalam Ledakan Bom Kembar di Idlib

Pemimpin Teroris Tahrir Al-Sham Suriah Terluka dalam Ledakan Bom Kembar di Idlib Al Jolani

Arrahmahnews.com, SURIAH – Pemimpin kelompok teroris Tahrir al-Sham al-Hay’at (Dewan Pembebasan Levant atau Jabhat Al-Nusra) dilaporkan terluka dalam ledakan bom kembar baru-baru ini di pusat kota Idlib, laporan media mengatakan pada hari Selasa. Setidaknya 56 orang tewas dan terluka dalam dua ledakan besar di salah satu pangkalan utama Tahrir al-Sham al-Hay’at di kota Idlib, dekat tempat pertemuan antara al-Jolani dan komandan teroris lainnya.

“Al-Jolani (komandan Jabhat Al-Nusra) terluka dan dua pembantu Uzbeknya juga tewas dalam ledakan kembar serentak tersebut di wilayah al-Qasour Idlib,” kata layanan bahasa Arab dari Kantor Berita Sputnik Rusia mengutip sumber-sumber lokal yang mengatakan pada hari Selasa.

BacaRusia: Tak Mungkin Berdamai dengan Teroris di Idlib

Dua mobil bermuatan bom meledak hampir bersamaan di wilayah al-Qasour di Pusat Idlib.

Sumber yang dekat dengan White Helmets -yang berafiliasi dengan kelompok-kelompok militer khusus Tahrir al-Sham al-Hay’at- melakukan langkah-langkah keamanan ketat yang diadopsi oleh teroris Tahrir al-Sham dekat Rumah Sakit Bedah Khusus setelah al-Jolani dipindahkan ke rumah sakit setelah ledakan, dan mengatakan bahwa al-Jolani dengan cepat dipindahkan ke tempat yang tidak diketahui di luar Idlib setelah menerima perawatan.

Baca: Hayat Tahrir Al-Sham Gunakan Senjata Kimia dalam Serangan ke SAA di Idlib

Ledakan terjadi di dekat salah satu benteng utama Tahrir al-Sham yang akan menjadi tuan rumah pertemuan antara Jolani dan komandan-komandan Tahrir al-Sham lainnya.

Sumber mengatakan bahwa ledakan itu menargetkan konvoi keamanan – yang dikatakan sebagai bagian dari tim pengawal keamanan Jolani – melewati wilayah al-Qasour. Laporan itu mengatakan, setidaknya 24 orang, termasuk 11 teroris asing, tewas dalam ledakan dan 32 lainnya terluka. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: