Nasional

2 Warga Indonesia Disandera Abu Sayyaf

Arrahmahnews.com, JAKARTA – Dua warga negara Indonesia (WNI) disandera kelompok Abu Sayyaf. Hingga saat ini, kedua warga asal Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, itu masih menjadi tawanan kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina.

Kedua WNI tersebut ialah Hariadin dan Heri yang diketahui berasal dari Dusun La Bantea, Desa Kalimas, Kecamatan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi. Kelompok Abu Sayyaf meminta tebusan sebesar Rp 10 miliar.

Baca: WNI Dibebaskan oleh Kelompok Abu Sayyaf Tanpa Tebusan

Gubernur Sultra Ali Mazi mengaku sudah mendapatkan kabar tersebut. Dia dapat kabar melalui video yang beredar di sosial media dengan durasi 30 detik.

Kedua korban diduga telah disandera sejak Desember 2018.

“Saya juga baru mendapatkan kabar dari teman-teman jika ada warga kita yang disandera,” ujarnya, Rabu (20/2/2019).

Baca: 36 Militan Abu Sayyaf Tewas, 3 Diantaranya Asal Indoneisa

Dia menambahkan, Pemprov akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar mereka segera dibebaskan. Setelah itu, dia akan berkoordinasi dengan pemda setempat dan seluruh masyarakat di Sultra agar bisa membantu pembebasan kedua warga tersebut.

“Kalau masalah uang tebusan yang diminta, saya akan koordinasi lagi dengan pemerintah pusat, sudah sejauh mana langkah yang diambil,” tutur Ali. (ARN)

Comments
Arrahmahnews AKTUAL, TAJAM DAN TERPERCAYA

Facebook

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 2.780 pelanggan lain

Pengunjung

  • 52.004.504 hit

Copyright © 2020 Arrahmahnews.com All Right Reserved.

To Top
%d blogger menyukai ini: