NewsTicker

Hizbullah Kecam Pernyataan Dubes AS soal Peran Mereka di Kabinet

Hizbullah Kecam Pernyataan Dubes AS soal Peran Mereka di Kabinet Lebanon

Arrahmahnews.com, BEIRUT – Hizbullah mengecam pernyataan Duta Besar AS untuk Beirut, Elizabeth Richard, tentang peran gerakan perlawanan dalam pemerintahan baru Libanon, mengatakan mereka telah melanggar kedaulatan negara.

Pernyataan Hizbullah pada hari Kamis (21/02) itu dikeluarkan setelah Richard mengatakan dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Lebanon Saad al-Hariri pada hari Selasa bahwa Washington memiliki “keprihatinan atas meningkatnya peran sebuah organisasi yang terus mempertahankan milisi yang tidak berada di bawah kendali pemerintah dalam kabinet”.

Baca: Presiden Lebanon Bantah Keras Tuduhan AS Soal Hizbullah

Di kabinet yang baru, dua kementerian dari total 30 kementerian, dipimpin oleh anggota parlemen Hizbullah. Kementerian kesehatan, yang memiliki anggaran terbesar keempat di negara bagian itu, juga dipimpin oleh Jamil Jabak, yang dekat dengan gerakan perlawanan, tetapi tidak menjadi anggota.

“Posisi negatif Amerika tentang Hizbullah, yang oleh duta besar Amerika bernafsu untuk terus diulangi setiap bertemu dengan pejabat di Lebanon, ditolak dan dikutuk.” Demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh anggota parlemen Hizbullah membalas komentar provokatif Richard.

Baca: Hasan Nasrullah Bantah Tuduhan Israel Soal Hizbullah Kontrol Pemerintahan Lebanon

“Sikap AS itu melanggar kedaulatan nasional dan mengabaikan hak yang sah dalam hukum internasional, hak untuk membela diri dan untuk melawan setiap ancaman dan agresi, serta bias terhadap “entitas teroris” Israel,” tambah pernyataan tersebut.

Lebanon mengumumkan bahwa pembentukan pemerintah koalisi bulan lalu setelah banyak perdebatan mengenai susunan kabinet, mengakhiri pertikaian berbulan-bulan di tengah kekhawatiran keruntuhan ekonomi besar-besaran. Pada hari Jumat, parlemen Libanon menyetujui pemerintah dengan memberikan suara kepercayaan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: