Senator AS ini Posting Foto Pembunuhan Gaddafi untuk Ancam Maduro

WASHINGTON – Senator AS Marco Rubio memposting foto pembunuhan brutal terhadap mendiang pemimpin Libya Muammar Gaddafi sebagai bentuk ancaman terhadap Maduro di Venezuela. Seketika postingan itu dikecam dengan para aktivis dan jurnalis menuding Rubio sebagai maniak penghasut perang dengan selera yang sangat buruk.

Dua gambar, satu menunjukkan Gaddafi saat masih berkuasa, yang lain menunjukkan pemimpin Libya itu saat disiksa beberapa menit sebelum pembunuhan brutalnya telah diposting oleh Senator Rubio (R-FL) di Twitter tanpa teks. Namun, mengingat seruannya yang terbuka untuk pemberontakan bersenjata di negara Amerika Latin itu untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro, pesannya sudah sangat jelas itu adalah ancaman untuk Maduro.

Baca: Analis: Bantuan Kemanusiaan Kedok AS untuk Perubahan Rezim Venezuela

Beberapa pengguna berkomentar bahwa setiap akun yang memuntahkan propaganda penghasut perang pada tingkat seperti itu kemungkinan akunya akan langsung ditangguhkan oleh twitter, tetapi tentu saja itu berbeda jika menyangkut seorang Senator AS.

“Marco Rubio baru saja memposting ancaman pembunuhan yang kejam dan gamblang. Jika ada di antara kita yang memposting ini, kita akan ditangguhkan karenanya, ” ujar jurnalis Bill Palmer dalam komentar twittnya.

Baca: Pompeo Cari Dalih untuk Memulai Perang Melawan Venezuela

Banyak yang mencatat bahwa Libya bukan contoh terbaik AS untuk membawa demokrasi ke negara lain, bahkan bisa dibilang yang terburuk. Dengan perdagangan budak di sana yang meningkat, negara ini secara efektif terbelah menjadi beberapa negara yang bertikai, dengan gerombolan ‘demokrat’ yang berjuang untuk mendapatkan kendali atas pemerintahan. (ARN)

About Arrahmahnews 26697 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

1 Komentar

  1. Setan as adalah pecundang , lawan Iran saja kalah apalagi mau lawan Rusia atau Cina.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.