NewsTicker

India Gunakan Rudal Israel dalam Serangan ke Pakistan

Arrahmahnews.com INDIA – Pada hari Selasa, India melakukan serangan udara ke wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan, menargetkan kamp kelompok teroris Jaish-e-Mohammad (JeM). Organisasi itu sebelumnya mengklaim bertanggung jawab atas serangan mematikan terhadap konvoi keamanan India di Kashmir pada 14 Februari.

Pesawat-pesawat tempur Mirage milik Angkatan Udara India (IAF) menggunakan rudal “Spice 200” buatan Israel selama serangan udara di sebuah kamp teroris di Pakistan, sumber-sumber keamanan India dikutip oleh kantor berita yang melaporkan pada hari Rabu.

Sumber mengklaim bahwa setiap rudal berbobot 1.000 kilogram, dilengkapi dengan koordinat GPS, dan juga dilengkapi dengan teknologi anti-jamming dan anti-defleksi.

BacaHastag #SayNoToWar Viral di Twitter India dan Pakistan.

Rudal itu digunakan ketika Islamabad menuduh New Delhi melanggar wilayah udaranya pada hari Selasa, ketika pesawat-pesawat tempur India membom sebuah kamp Jaish-e-Mohammad.

Organisasi itu sebelumnya mengklaim bertanggung jawab atas serangan mematikan terhadap konvoi militer India di negara bagian Jammu dan Kashmir pada Februari.

Kementerian Luar Negeri India menyebut serangan udara Selasa sebagai tindakan “non-militer” dan pre-emptive, dan menambahkan bahwa Angkatan Udara India telah memastikan tidak ada korban sipil dalam serangan itu.

Dewan Keamanan Nasional Pakistan, pada gilirannya, dilaporkan menolak klaim New Delhi bahwa serangan udara itu menargetkan teroris dan diduga dilakukan karena “ketidakmampuan Islamabad dalam mengambil tindakan menghancurkan infrastruktur teroris”.

Kementerian Luar Negeri Pakistan menjanjikan pembalasan terhadap serangan udara India yang digambarkan sebagai “tindakan agresi” yang mengancam keamanan regional.

BacaDiambang Perang, Warga India dan Pakistan di Kashmir mulai Mengungsi.

Hubungan antara New Delhi dan Islamabad memburuk setelah 14 Februari, ketika sebuah mobil yang membawa lebih dari 100 pon bahan peledak diledakkan di jalan raya Jammu-Srinagar di sebelah konvoi keamanan, menewaskan 45 petugas paramiliter India.

Ini adalah serangan teroris terbesar di India sejak 2008, ketika serangan teroris di Mumbai menewaskan lebih dari 150 orang.

India telah menunjuk Maulana Masood Azhar, pemimpin kelompok teror Jaish-e-Mohammed yang tinggal di Pakistan, sebagai orang yang bertanggung jawab untuk memerintahkan serangan itu. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: