News Ticker

VIDEO: Warga Venezuela Kembali Demo Besar-besaran Dukung Maduro Tolak Imperialisasi AS

CARACAS – Ribuan pendukung Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengambil bagian dalam sebuah demonstrasi di Caracas pada hari Rabu (27/02), mengecam ancaman intervensi militer terhadap negara yang bermasalah itu.

Mereka berkumpul di ibukota Venezuela, mengibarkan bendera Venezuela dan bendera partai sosialis, dan spanduk-spanduk bertuliskan, “Hands off Venezuela (lepaskan Venezuela).”

Para pendemo juga memperingati 30 tahun “El Caracazo,” gelombang protes yang dimulai di Caracas pada 27 Februari 1989, di mana ratusan demonstran tewas oleh pasukan keamanan.

“Tidak untuk intervensi militer, tentu saja tidak. Kami tidak ingin negara kami diserang,” kata Zulaica Campos, seorang pendukung Maduro.

“Kami tidak akan membiarkan sepatu bot asing menginjakkan kaki di tanah kami,” kata Campos.

Selama akhir pekan, oposisi negara itu, dipimpin oleh Juan Guaido, yang menyatakan dirinya sebagai presiden Venezuela pada Januari, gagal membawa bantuan kemanusiaan asing, termasuk yang dari AS untuk masuk melalui perbatasan Kolombia, karena perlawanan pemerintah.

Rusia pada hari Jumat memperingatkan bahwa Gedung Putih menggunakan skenario bantuan kemanusiaan sebagai kedok untuk mempersenjatai oposisi negara itu sementara memindahkan pasukannya sendiri lebih dekat ke perbatasan Venezuela dalam persiapan untuk invasi militer.

Maduro juga mengecam langkah itu, menekankan bahwa Trump ingin memfasilitasi perubahan rezim di Venezuela di bawah kedok pembuatan krisis kemanusiaan di sana.

Pada hari Kamis, ia memerintahkan untuk menutup perbatasan Venezuela dengan Brasil dan mengancam akan menutup perbatasan dengan Kolombia juga.

Kekerasan pecah di perbatasan Venezuela pada akhir pekan, setelah militer Venezuela memblokir konvoi bantuan AS.

Pemerintahan Trump telah meminta Dewan Keamanan PBB untuk membahas situasi di Venezuela pada hari Selasa.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyerukan diakhirinya kekerasan dalam konflik negara Amerika Latin. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: