NewsTicker

Pejabat Korut: Kim Mungkin Tak Lagi Tertarik Bicarakan Denuklirisasi dengan Trump

Arrahmahnews.com, PYONGYANG – Seorang pejabat senior Korea Utara memperingatkan bahwa Pemimpin negara itu, Kim Jong-un, tidak lagi tertarik membahas rencana denuklirisasi dengan Presiden AS Donald Trump setelah pertemuan puncak mereka yang gagal baru-baru ini di ibukota Vietnam, Hanoi.

“Saya memiliki perasaan bahwa Ketua Kim mungkin telah kehilangan keinginan (untuk melanjutkan) transaksi Korea Utara-AS,” kata Wakil Menteri Korea Utara Choe Son-hui kepada kantor berita Korea Selatan Yonhap pada hari Jumat (01/03), “Ini perasaan pribadi saya,” lanjutnya.

“Saya berpikir apakah [kita] harus melanjutkan pembicaraan,” tambahnya, mempertanyakan perlunya melanjutkan pembicaraan denuklirisasi dengan Washington setelah Trump mengatakan pada Hari Kamis bahwa ia harus meninggalkan pertemuan dengan Kim di Hanoi.

Baca: KTT Trump-Kim Berakhir Lebih Cepat, Gagal Hasilkan Kesepakatan

Presiden Amerika itu mengatakan bahwa Pyongyang siap membuat konsesi tetapi tidak di daerah yang Washington harapkan. Ia juga mengklaim bahwa Kim bersikeras menghapus semua sanksi AS sebagai syarat untuk denuklirisasi.

Namun Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong-ho, menawarkan pemecahan yang sangat berbeda dari KTT itu, mengatakan kepada wartawan dalam sebuah jumpa pers terpisah bahwa Pyongyang tidak pernah meminta penghapusan semua sanksi.

Baca: Trump-Kim Bertemu di Hanoi, Vietnam

Menurutnya, Pyongyang telah menyampaikan kepada Trump bahwa pihaknya siap untuk “secara permanen dan sepenuhnya membongkar semua fasilitas produksi nuklir” di Yongbyon, situs utamanya, jika AS setuju untuk membatalkan sanksi yang menghambat ekonomi sipil dan mata pencaharian rakyat.

Pernyataan Choe pada hari Jumat itu menggemakan ucapan Kim, yang memperingatkan dalam pesan Tahun Baru-nya bahwa Pyongyang mungkin akan mengambil “jalan baru” jika Washington terus menekan negara itu dengan sanksi. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: