NewsTicker

Pertama Kali Pasca Perang, Suriah Hadiri Pertemuan Negara-negara Arab

Pertama Kali Pasca Perang, Suriah Hadiri Pertemuan Negara-negara Arab Hammouda Youssef Sabbagh

Arrahmahnews.com, AMMAN – Suriah telah mengambil bagian dalam pertemuan negara-negara Arab untuk pertama kalinya sejak perang terhadap militansi dukungan asing pecah di negara itu delapan tahun lalu. Kehadiran ini dilihat sebagai tanda lain bahwa pemerintah Damaskus yang dipimpin oleh Presiden Bashar al-Assad telah disambut kembali.

Ketua Dewan Rakyat Suriah, Hammouda Youssef Sabbagh, pergi ke ibu kota Yordania, Amman, pada hari Minggu (03/03) untuk berpartisipasi dalam Konferensi ke-29 Uni Antar-Parlemen Arab.

Konferensi itu digelar dengan tema “Yerusalem (al-Quds) adalah Ibukota Abadi Negara Palestina,” dengan partisipasi para pembicara dari 16 parlemen Arab dan perwakilan dari parlemen lainnya.

Baca: Faisal Mekdad: Suriah Akan Kembali ke Liga Arab Tanpa Syarat

Bulan lalu, Sabbagh mengkonfirmasi partisipasinya dalam konferensi tersebut bersama dengan delegasi anggota parlemen Suriah.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Yordania Atef Tarawneh berpidato di mana ia menyerukan negara-negara kawasan “untuk bekerja menuju penyelesaian politik bagi krisis Suriah … dan bagi Suriah untuk mendapatkan kembali tempatnya” di dunia Arab.

Perkembangan itu terjadi hampir sebulan setelah Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad mengatakan pada 3 Februari bahwa negaranya pada akhirnya akan kembali ke Liga Arab, menekankan bahwa pemerintah Damaskus tidak akan pernah menyerah kepada pemerasan atau menerima persyaratan apapun untuk pemulihan keanggotaannya di organisasi di kawasan itu.

Baca: Disintegrasi Suriah Bagian dari Rencana Zionis untuk Menghapus Negara Arab yang Kuat

“Mereka yang berusaha mengabaikan Suriah atau memaksakan persyaratan untuk kembalinya ke Liga Arab tidak akan berhasil, karena Suriah tidak akan menyerah pada pemerasan dan terutama tidak peduli dengan apa pun selain masalah domestiknya,” kata Mekdad.

Ia menambahkan bahwa beberapa keputusan anti-Suriah sedang dibuat oleh beberapa negara Arab atas instruksi kekuatan ekstra-regional. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: