NewsTicker

Komandan SDF Dibunuh oleh Penyerang Tak Dikenal di Raqqa

SURIAH –¬†Penyerang tak dikenal menembak mati seorang komandan senior Pasukan Demokrat Suriah (SDF) di kota Raqqa saat ketegangan meningkat antara warga sipil dan SDF di sana.

Sputnik melaporkan bahwa Kepala Kantor Keamanan-Intelijen SDF Fwaz al-Zaher dibunuh oleh orang-orang bersenjata tak dikenal di barat daya kota Raqqa.

Sumber itu menunjuk pada intimidasi berlebihan oleh pasukan Kurdi setelah kematian komandan mereka, dan mengatakan bahwa sejumlah besar pejuang SDF dalam keadaan siaga penuh di wilayah ini.

Sementara itu, langkah-langkah yang diambil oleh SDF membahayakan rakyat, termasuk wajib militer paksa, penyiksaan terhadap warga sipil yang dipenjara, melepaskan puluhan teroris ISIS sebagai ganti menerima sejumlah besar uang tunai dan memberlakukan pajak besar pada warga sipil hingga menciptakan gelombang kemarahan baru di antara para teroris dalam Raqqa.

Baca: Serangan Jaysh Al-Ahrar Berakhir dengan Tewasnya Komandan Mereka.

Sementara itu, laporan baru-baru ini menunjukkan bahwa penduduk di berbagai daerah di Provinsi Raqqa, semakin mengangkat bendera Suriah dan mencetak grafiti untuk mendukung tentara pemerintah.

Dalam perkembangan yang relevan pada awal Februari, ratusan penduduk dan suku di provinsi Raqqa dan Deir Ezzor turun ke jalan-jalan untuk menunjukkan protes mereka terhadap kehadiran militer AS dan Prancis.

Para pengunjuk rasa menyuarakan penentangan mereka terhadap kehadiran pasukan AS dan Prancis dan campur tangan mereka dalam urusan internal negara mereka sambil menyerukan agar mereka keluar dengan mengibarkan bendera Suriah.

Warga Suriah juga mengutuk ancaman baru-baru ini oleh Turki sambil menyerukan kehadiran Tentara Suriah ke semua bagian Raqqa dan Deir Ezzor untuk mengakhiri kehadiran teroris dan pasukan pendudukan di daerah-daerah ini.

Para pengunjuk rasa juga mengutuk penghancuran yang disebabkan oleh jet tempur koalisi yang dipimpin AS di provinsi Raqqa dan Deir Ezzor dalam beberapa tahun terakhir, termasuk puluhan jembatan di sepanjang tepi Sungai Eufrat dan Khabor serta jalan-jalan utama, lorong-lorong penting, sekolah dan infrastruktur lainnya di Raqqa selama beberapa tahun terakhir.

Protes oleh warga Suriah di wilayah ini sedang berlangsung ketika pasukan AS memblokir masuknya konvoi bantuan kemanusiaan dari Bulan Sabit Merah Internasional dan pemerintah Suriah ke Eufrat Timur. [ARN]

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: