NewsTicker

SADIS! Saudi Serang Rumah Pengungsi Yaman, 20 Perempuan Tewas

HAJJAH – Hampir dua lusin perempuan dan seorang anak telah tewas dalam serangan udara terbaru Saudi di Yaman sebagai hasil dari kelanjutan kampanye kejam rezim Riyadh terhadap tetangga selatannya yang miskin itu.

Sumber-sumber lokal, yang berbicara kepada jaringan televisi berbahasa Arab, al-Masirah, mengatakan bahwa jet-jet tempur Saudi membombardir bangunan tempat tinggal di desa Talan distrik Kushar di provinsi barat laut Hajjah Yaman pada hari Minggu sore, menewaskan 20 wanita dan seorang anak.

Sedangkan kronologi yang kami terima dari laporan Hussain al-Bukhaiti, sumber Arrahmahnews di Yaman, koalisi Saudi pada Minggu (10/03) menghujani daerah Talan, distrik Khushar, provinsi Hajjah dengan lebih dari 30 serangan udara.

Baca: Jet Tempur Saudi Serang Pemukiman Yaman, 12 Warga Tewas dan Terluka

Dalam upaya menyelamatkan diri, 21 orang dari 3 keluarga yang kebanyakannya adalah para wanita mengungsi ke sebuah rumah. Selang beberapa menit kemudian, rumah tempat mereka mengungsi juga dibombardir oleh jet koalisi, menewaskan semua orang didalamnya.

Sementara itu, jaringan al-Masirah dengan mengutip sumbernya menambahkan bahwa serangan membuat lima rumah lainnya rata dengan tanah. Warga setempat mencari mereka yang kemungkinan selamat di bawah puing-puing.

Pesawat tempur Saudi juga dilaporkan menargetkan ambulan, mencegah dokter dan paramedis mencapai daerah itu.

Baca: PBB: Perang Hantui Anak Yaman Dimanapun

Kementerian Kesehatan menambahkan bahwa “sementara wanita di dunia merayakan Hari Perempuan Internasional, serangan AS-Saudi membunuh para wanita di Yaman.” Serangan udara Saudi melakukan pembantaian terhadap warga di daerah Tlan, di distrik Kushar, dengan lebih dari 30 serangan udara.

Pemimpin gerakan Yaman Houthi Ansarullah baru-baru ini mengatakan bahwa perempuan dan anak-anak Yaman dibunuh secara brutal oleh amunisi buatan AS dan negara-negara Barat yang digunakan koalisi dalam kampanye kejam mereka. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: