News Ticker

Utusan AS: Tak Ada Tanda Nicolas Maduro Bersedia Mundur

CARACAS – Utusan AS untuk Venezuela, Elliott Abrams, mengatakan bahwa tidak ada tanda-tanda Presiden Venezuela Nicolas Maduro bersedia mengundurkan diri dari jabatannya meskipun tekanan AS dan Barat semakin meningkat.

Abrams mengatakan tidak mungkin Maduro akan bernegosiasi dengan pemimpin oposisi Juan Guaido untuk mengakhiri kebuntuan politik, menambahkan bahwa Washington akan mencabut sanksi AS begitu Maduro setuju untuk mundur.

Abrams juga mengatakan kemungkinannya sangat rendah bahwa presiden Venezuela siap untuk berbicara tentang pengunduran dirinya. “Dari semua yang telah kita lihat, taktik Maduro adalah tetap tinggal,” kata Abrams dalam sebuah wawancara dengan Reuters.

Baca: Ribuan Pendukung Maduro Gelar Pawai Anti-Imperialis

Abrams, seorang neokonservatif Yahudi yang sejak lama menganjurkan peran campur tangan AS di seluruh dunia, telah melayani dalam administrasi mantan Presiden AS Ronald Reagan dan George W. Bush.

Merujuk ke Kuba, utusan AS mengklaim bahwa Kuba telah menerima minyak gratis dari Venezuela sambil menawarkan intelijen dan perlindungan lainnya untuk Maduro, menggambarkan Havana sebagai “parasit yang telah memberi makan Venezuela selama beberapa dekade.”

Baca: AS Tekan India agar Berhenti Membeli Minyak Venezuela

“Ada ribuan perwira Kuba, dan secara harfiah, fisik, di sekelilingnya. Dalam beberapa hal mereka adalah penasihat utama Maduro,” kata Abrams tentang peran Havana.

Kuba sendiri sudah membantah memiliki pasukan keamanan di Venezuela dan mengatakan pernyataan seperti yang dikeluarkan Abrams adalah bagian dari kampanye kebohongan yang bertujuan membuka jalan bagi intervensi militer AS di negara Amerika Selatan itu. (ARN)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: