News Ticker

Analis: Perubahan Rezim “Mode Standar” AS di Negara yang Tolak Layani Kepentingannya

VIRGINIA – Menurut analis politik Amerika, Keith Preston, Amerika Serikat jelas mensponsori perubahan rezim di Venezuela.

Preston, yang berbicara kepada Press TV pada hari Selasa, menunjukkan bahwa perubahan rezim adalah “mode operasi” standar Washington di negara-negara yang menolak melayani kepentingan AS.

Direktur Attackthesystem.com itu menekankan bahwa di Amerika Latin, khususnya, kebijakan AS adalah memasang rezim boneka yang tunduk kepada mereka.

“Secara historis, Amerika Serikat telah sering mengorganisir kudeta militer, atau jenis kudeta politik lainnya, terhadap pemerintah, atau negara-negara tertentu di mana mereka ditentang … Ini adalah mode operasi standar untuk Amerika Serikat pada masalah kebijakan luar negeri.”

Baca: Peringatan Keras Uni Eropa ke AS: Jangan Ada Intervensi Militer di Venezuela

Preston mengatakan bahwa Amerika selalu memandang negara-negara Amerika Latin sebagai wilayah dominasi Amerika Serikat.

Menurut Preston, dengan mengorganisir perubahan rezim dan menggulingkan pemerintah kiri saat ini di Venezuela dan menempatkan rezim boneka di tempatnya, Amerika ingin mendapatkan kontrol atas sumber daya mineral negara Amerika Selatan yang kaya minyak itu.

Baca: Jaksa Perintahkan Periksa Guaido Terkait Dugaan Sabotas Listrik Venezuela

“Venezuela adalah negara yang kaya minyak dan Amerika Serikat ingin mengontrol sumur minyaknya,” ujar Preston, menambahkan bahwa Washington ingin memasang rezim boneka yang bersedia melaksanakan tuntutannya itu.

Karena itu, Amerika berusaha keras untuk memasang pemimpin oposisi Juan Guaido, bukan Presiden Nicolas Maduro. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: