News Ticker

Iran Gelar Latihan Drone Skala Besar dengan Sandi “To The Yerussalem”

Arrahmahnews.com TEHRAN – Sebanyak 50 versi drone RQ-170 buatan dalam negeri dan sejumlah drone lainnya ikut serta dalam latihan besar-besarn yang digelar oleh militer Iran dengan Sandi “To The Yerussalem”, Mehr News Agency melaporkan.

Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Jenderal Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh mengumumkan bahwa IRGC telah menggunakan drone Predator MQ1 selama latihan pada hari Kamis di Teluk Persia.

Iran saat ini memiliki koleksi drone Amerika dan Israel terbesar yang ditangkap atau jatuh, termasuk MQ1 AS, MQ9, Shadow, ScanEagle, dan RQ-170 serta Hermes rezim Israel.

Drone Iran model MQ1 pada latihan hari Kamis di Teluk Persia menunjukkan bahwa negara tersebut telah memproduksi secara massal pesawat tak berawak.

BacaVIRAL, Drone Iran Buntuti Drone Predator AS di Suriah.

Selama latihan pada hari Kamis, IRGC Aerospace Force menerbangkan puluhan kendaraan udara tak berawak menuju sasaran di sebuah pulau kecil di Teluk Persia.

Skuadron kendaraan udara, termasuk 50 versi Iran dari RQ-170 Sentinel stealth drone, lepas landas dari pangkalan sejauh seribu kilometer jauhnya dari zona operasi untuk mengebom target.

50 drone domestik RQ-170 dan sejumlah drone tempur dan pembom lainnya menyerang tempat di Pulau Bani Farur di perairan teritorial Iran di Teluk Persia.

Semua pesawat tak berawak dalam latihan perang itu berhasil mengebom target pada waktu yang bersamaan.

Latihan perang tersebut dihadiri oleh Wakil Komandan IRGC Brigadir Jenderal Hossein Salami, Jenderal Hajizadeh dan Komandan Markas Besar Khatam al-Anbia Mayor Jenderal Gholam Ali Rashid.

Jenderal Rashid mengatakan kepada wartawan bahwa latihan skala besar dengan drone buatan dalam negeri dalam jumlah besar, mempermalukan musuh yang ingin merusak integritas negara ini.

BacaHEBOH! Pasukan Iran Tembus Pusat Komando AS di Suriah.

Iran mendaratkan pesawat tanpa awak RQ-170 pada Desember 2011 menggunakan teknik peperangan elektronik, ketika pesawat siluman itu terbang di atas kota Kashmar di dekat perbatasan Afghanistan.

Menurut komandan IRGC Aerospace, Iran menggunakan versi rekayasa dari RQ-170 untuk menargetkan posisi ISIS di Suriah dan Irak.

Drone Israel, Hermes, dicegat dan ditembak jatuh pada Oktober 2014 oleh pasukan IRGC dalam perjalanan ke fasilitas nuklir Natanz di provinsi Isfahan tengah.

Jenderal Hajizadeh sebelumnya mengatakan bahwa di bidang kendaraan udara tak berawak, Iran sekarang menjadi salah satu dari empat atau lima negara teratas dunia, dan kekuatan pesawat tak berawak pertama di Timur Tengah. [ARN]

Iklan
  • Wiranto, Penusukan, Kriminal
  • Dina Sulaeman: Pembantaian dan Industri Kebencian (1)
  • Sumanto Al Qurtuby: Penolakan Yordania terhadap Hizbut Tahrir
  • BTP Menjawab
  • Demo Ricuh di Bawaslu RI
  • Kemanusiaan
  • Gerakan Islam Cinta
  • Denny Siregar Bongkar Politik Culas Hizbut Tahrir
  • Akun Instagram Tuan Guru Bajang

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: