News Ticker

Ilhan Omar atas Tragedi Selandia Baru: Kita Tak Boleh Takut!

WASHINGTON DC – Anggota Kongres AS, Ilhan Omar, menyatakan dukungannya kepada umat Islam korban pembantaian  di hari Jumat kemarin oleh seorang pria bersenjata supremasi kulit putih Australia yang menembaki jamaah sholat Jum’at secara membabi buta di dua masjid di Selandia Baru.

Ilhan mengatakan bahwa serangan dahsyat yang menewaskan sekitar 49 orang di Christchurch tidak akan memaksa Muslim untuk “hidup dalam ketakutan.”

Baca: Penembakan di Masjid Selandia Baru Dirancang untuk Viral di Media Sosial

Omar, yang bersama dengan Perwakilan Rashida Tlaib adalah salah satu dari dua wanita Muslim pertama yang terpilih untuk menjadi anggota DPR AS, mengatakan bahwa ia akan menghadiri shalat Jumat dan meminta orang lain untuk melakukannya juga.

“Inna lilahi wa inna ilayhi raji’un. Ini adalah berita yang mengerikan yang didengar saat bangun (tidur). Dalam menghadapi kengerian ini, saya turut berbelasungkawa dan memeluk komunitas kita lebih dekat hari ini,” tulis Omar dalam postingan twitternya.

“Kita tidak boleh hidup dalam ketakutan. Aku akan ikut serta dalam sholat Jum’at hari ini (waktu AS) dan kuharap yang lain juga. Jummah Mubarak,” tambahnya.

Teroris, seorang pria berusia 28 tahun bernama Brenton Tarrant, menyiarkan cuplikan langsung di Facebook serangan mematikannya pada satu masjid di kota Pulau Selatan Christchurch, mencerminkan pembantaian seperti yang dimainkan dalam video game. Sebelumnya ia menerbitkan “manifesto” di Twitter di mana ia mendukung ideologi anti-imigran dan Islamofobia, dan menampilkan kiasan yang akrab dengan supremasi kulit putih dan gerakan alt-right.

Baca: Pelaku Penembakan Selandia Baru Miliki Lisensi Senjata Api

Tarrant juga menyatakan dukungan untuk Presiden AS Donald Trump sebagai “simbol identitas kulit putih yang baru dan memiliki tujuan bersama.”

Teroris jahat itu mengatakan bahwa ia terinspirasi oleh Anders Breivik – pembunuh Norwegia yang melakukan serangan Norwegia 2011 di mana ia membunuh 77 orang, dan menyerukan pembunuhan Kanselir Jerman Angela Merkel, pemimpin Turki Recep Erdogan serta Walikota London Sadiq Khan dalam “manifestonya”. (ARN)

Iklan

1 Trackback / Pingback

  1. Tokoh-tokoh Politik Kecam Komentar Islamophobia Senator Australia atas Tragedi Selandia Baru | MENIT PERTAMA

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: