News Ticker

Pasca Penembakan, Belanda Tetapkan Status Waspada Teror ke Tingkat Tertinggi

UTRECHT – Jumlah korban dalam peristiwa penembakan di sebuah trem di kota Utrecht Belanda meningkat dimana sedikitnya tiga orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka, dengan polisi mengatakan insiden itu mungkin memiliki “motif terorisme” dan status waspada teror dinaikkan ke tingkat tertinggi.

“Pada tahap ini, kami dapat mengkonfirmasi tiga kematian dan sembilan luka-luka, tiga di antaranya serius, ” kata Walikota Utrecht Jan van Zanen dalam sebuah pernyataan video di Twitter.

Polisi mengatakan penembakan itu terjadi di distrik Oktoberplein di bagian tengah Utrecht pada hari Senin dan pria bersenjata yang menjadi tersangka kini buron.

Baca: Penembakan di Belanda! 1 Tewas, 4 Pelaku Dikepung di Sebuah Gedung

Menyusul insiden itu, pihak berwenang Belanda menempatkan pembatas di sekitar alun-alun 21 Oktober, sebuah stasiun trem di luar pusat kota Utrecht, dan menutup area serta jalan-jalan yang berdekatan.

Menurut laporan media, sekolah-sekolah telah diperintahkan untuk menutup pintu mereka dan polisi paramiliter meningkatkan keamanan di bandara dan infrastruktur vital lainnya.

Pengejaran kini sedang berlangsung terhadap seorang pria kelahiran Turki yang diidentifikasi oleh pihak berwenang sebagai Gokem Tanis yang berusia 37 tahun sehubungan dengan insiden di lingkungan perumahan Utrecht itu. Polisi merilis foto pria yang mereka katakan “terkait dengan insiden itu.” Foto itu memperlihatkan seorang lelaki berjenggot duduk di trem, mengenakan jaket bertudung warna biru tua.

Pihak berwenang segera menaikkan waspada teror ke tingkat tertinggi, 5, di Utrecht dan Perdana Menteri Mark Rutte mengatakan serangan teror tidak “tidak bisa diabaikan.”

Baca: Benarkah ada Keterlibatan Mossad dalam Tragedi Penembakan Selandia Baru?

Sebelumnya, kepala badan anti terorisme nasional mengatakan bahwa insiden di trem itu adalah satu di antara “banyak” penembakan di kota.

Polisi mengatakan bahwa beberapa helikopter telah dikerahkan ke tempat kejadian untuk membantu mereka yang terluka. Polisi juga menghimbau masyarakat agar menjauhi daerah itu agar para para petugas pertolongan pertama dapat memberikan bantuan yang diperlukan.

“Daerah sekitarnya telah ditutup dan kami sedang menyelidiki masalah ini,” kata polisi Utrecht. (ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: