News Ticker

London: Teror Selandia Baru Sangat Mungkin Terjadi di Inggris

LONDON – Khawatir dengan serangan mematikan baru-baru ini yang menewaskan 50 jemaah Muslim di dua masjid di Selandia Baru, menteri keamanan Inggris Ben Wallace mengulangi peringatannya bahwa penembakan massal dengan tingkat yang sama “sangat mungkin” terjadi di Inggris.

Diminta untuk membuat pernyataan tentang ancaman kejahatan rasial, Menteri Keamanan dan Kejahatan Ekonomi Ben Wallace mengatakan kepada House of Commons pada hari Senin (18/03) bahwa ancaman itu nyata dan negara perlu mengambil tindakan cepat sebelum tragedi lain terjadi.

“Ada beberapa faktor yang berperan di Inggris, namun demikian, seperti yang saya katakan pagi ini, sangat mungkin bahwa hal semacam ini akan terjadi di sini,” kata Wallace kepada anggota parlemen, merujuk pada pernyataan serupa yang dia buat saat wawancara dengan BBC sebelumnya di hari yang sama.

Baca: Benarkah ada Keterlibatan Mossad dalam Tragedi Penembakan Selandia Baru?

Wallace mengatakan kepada Commons bahwa pemerintah telah mencatat lonjakan kegiatan ekstremis sayap kanan di Inggris, kekhawatiran yang menurutnya perlu perhatian segera.

“Kami telah melihat ancaman yang tumbuh dari orang-orang yang bergerak ke dalam pola pikir ekstremis sayap kanan ekstrem dan neo-Nazi, dan itulah kolam yang akan direkrut oleh teroris di masa depan,” katanya.

“Ancaman saat ini adalah dari para ekstrimis keras yang tiba-tiba, orang-orang yang, dalam beberapa menit, dapat melangkah keluar dari pintu depan mereka, mengambil pisau atau mobil dan melampiaskan pembunuhan di jalan-jalan kita,” tambah Wallace.

Baca: Analis: Media Islamofobia Bertanggung Jawab atas Serangan Teror Selandia Baru

Wallace mengatakan “banyak orang” telah mempertimbangkan untuk melakukan serangan terhadap Muslim dan kelompok minoritas lainnya di Inggris, tetapi undang-undang kontrol senjata ketat telah mencegah mereka, sesuatu yang kurang dimiliki Selandia Baru dan Amerika Serikat.(ARN)

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: